Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Mei 2023 | 21.29 WIB

Arema FC Bidik Stadion Gajayana Menjadi Kandang Musim 2023/2024

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, akan menjadikan Stadion Gajayana, Kota Malang, sebagai home base Singo Edan menjalani kompetisi 2023/2024. - Image

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, akan menjadikan Stadion Gajayana, Kota Malang, sebagai home base Singo Edan menjalani kompetisi 2023/2024.

JawaPos.com – Arema FC melirik Stadion Gajayana yang terletak di Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur sebagai kandang Singo Edan dalam mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan manajemen Arema sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang terkait rencana tersebut.

"Arema FC ingin kembali berhome base di tanah kelahirannya setelah dalam kurun waktu dua tahun banyak menjalani pertandingan di luar Bumi Arema," kata Yusrinal.

Yusrinal menjelaskan, dalam pertemuan dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang tersebut, manajemen Arema menyatakan ingin memberikan kontribusi positif bagi Kota Malang.

Dia berharap, dengan menjadikan Stadion Gajayana sebagai kandang Singo Edan pada musim 2023/2024, maka semua pihak bisa bangkit untuk lebih baik, termasuk dalam pengelolaan untuk memberikan banyak manfaat kepada berbagai pihak.

"Pemkot Malang menyambut baik, tinggal Arema akan membantu melakukan pembenahan fasilitas agar dapat digunakan berkompetisi," katanya.

Dia menambahkan, pada pertemuan dengan Disporapar Kota Malang tersebut, Pemerintah Kota Malang juga segera melakukan koordinasi dengan klub terkait teknis pelaksanaannya.

"Disporapar mengapresiasi rencana Arema FC dan menyatakan akan bekerja sama dengan klub untuk melakukan persiapan, sehingga Stadion Gajayana siap digunakan pada Liga 1 musim depan," katanya.

Pada musim lalu, Arema FC dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin PSSI terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia usai laga antara Arema melawan Persebaya Surabaya.

Keputusan itu merujuk pada Pasal 69 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan dengan jarak minimal 250 kilometer dari home base hingga akhir musim kompetisi 2022/2023.

Selain sanksi berupa larangan menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola, Arema FC juga dijatuhi sanksi denda Rp 250 juta atas tragedi tersebut.

Arema FC kemudian bermain di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta Selatan, DKI Jakarta dan hingga saat ini Stadion Kanjuruhan juga belum digunakan untuk kegiatan pascatragedi pada 1 Oktober 2022.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore