
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, akan menjadikan Stadion Gajayana, Kota Malang, sebagai home base Singo Edan menjalani kompetisi 2023/2024.
JawaPos.com – Arema FC melirik Stadion Gajayana yang terletak di Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur sebagai kandang Singo Edan dalam mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan manajemen Arema sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang terkait rencana tersebut.
"Arema FC ingin kembali berhome base di tanah kelahirannya setelah dalam kurun waktu dua tahun banyak menjalani pertandingan di luar Bumi Arema," kata Yusrinal.
Yusrinal menjelaskan, dalam pertemuan dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang tersebut, manajemen Arema menyatakan ingin memberikan kontribusi positif bagi Kota Malang.
Dia berharap, dengan menjadikan Stadion Gajayana sebagai kandang Singo Edan pada musim 2023/2024, maka semua pihak bisa bangkit untuk lebih baik, termasuk dalam pengelolaan untuk memberikan banyak manfaat kepada berbagai pihak.
"Pemkot Malang menyambut baik, tinggal Arema akan membantu melakukan pembenahan fasilitas agar dapat digunakan berkompetisi," katanya.
Dia menambahkan, pada pertemuan dengan Disporapar Kota Malang tersebut, Pemerintah Kota Malang juga segera melakukan koordinasi dengan klub terkait teknis pelaksanaannya.
"Disporapar mengapresiasi rencana Arema FC dan menyatakan akan bekerja sama dengan klub untuk melakukan persiapan, sehingga Stadion Gajayana siap digunakan pada Liga 1 musim depan," katanya.
Pada musim lalu, Arema FC dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin PSSI terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia usai laga antara Arema melawan Persebaya Surabaya.
Keputusan itu merujuk pada Pasal 69 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan dengan jarak minimal 250 kilometer dari home base hingga akhir musim kompetisi 2022/2023.
Selain sanksi berupa larangan menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola, Arema FC juga dijatuhi sanksi denda Rp 250 juta atas tragedi tersebut.
Arema FC kemudian bermain di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta Selatan, DKI Jakarta dan hingga saat ini Stadion Kanjuruhan juga belum digunakan untuk kegiatan pascatragedi pada 1 Oktober 2022.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
