Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Januari 2024 | 19.29 WIB

Revolusi Taktikal Witan Sulaeman, Dari Winger Menjadi Andalan di Right Back Timnas Indonesia

REVOLUSI TAKTIK: Witan Sulaeman (dua dari kiri) menjalani posisi baru ketika menghadapi Libya dalam laga uji coba internasional mengikuti arahan Shin Tae-yong. (PSSI) - Image

REVOLUSI TAKTIK: Witan Sulaeman (dua dari kiri) menjalani posisi baru ketika menghadapi Libya dalam laga uji coba internasional mengikuti arahan Shin Tae-yong. (PSSI)

JawaPos.com – Dalam dunia sepak bola, perubahan posisi pemain seringkali menjadi momen yang menarik dan penuh tantangan.

Hal ini baru saja dialami oleh Witan Sulaeman, pemain andalan Timnas Indonesia yang biasanya menghiasi lini serang, kini merasakan sensasi bermain di posisi Right Back. Apa yang mendorong perubahan ini, dan bagaimana Witan Sulaeman menghadapi transisi tersebut?

Dari Winger Hingga Right Back, Transformasi Witan Sulaeman

Witan Sulaeman, yang sebelumnya dikenal sebagai winger berbahaya, memberikan pengakuan mengejutkan saat berbicara mengenai perubahan posisinya. "Sebelumnya saya pernah bermain di posisi wing back kiri saat bermain di Persija. Saya pikir tidak beda jauh ya, kalau bermain di wing back kiri atau kanan," ungkap Witan Sulaeman dilansir dari laman PSSI. Transformasi ini mengindikasikan adaptabilitas tinggi pemain muda ini.

Analisis Statistik Posisi Witan Sulaeman Sebelumnya:

Right Winger: 33%

Left Winger: 25%

Left Midfield: 16%

Centre-Forward: 16%

Attacking Midfield: 0.08%

Statistik menunjukkan bahwa Witan lebih sering bermain di posisi sayap, terutama di sektor kanan dan kiri. Posisi ini memungkinkan Witan Sulaeman untuk mengeksplorasi kreativitasnya dan menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.

Transisi Witan Sulaeman ke Right Back, Mengikuti Instruksi Pelatih Demi Tim

Perubahan posisi Witan Sulaeman menjadi Right Back tidak hanya tentang transformasi individu, tetapi juga kontribusi positif bagi tim. Witan Sulaeman menyatakan bahwa dia memainkan perannya sesuai instruksi pelatih, dan fokus memberikan yang terbaik untuk tim. Bagaimana taktik Witan Sulaeman berubah di posisi yang lebih belakang, dan apa dampaknya terhadap strategi Timnas Indonesia?

Pertanyaan-pertanyaan ini akan terjawab pada laga-laga Timnas Indonesia berikutnya yang akan melakoni uji coba kembali menghadapi Libya pada 5 Januari 2024 dan Iran pada 9 Januari 2024.

Bergabungnya Elkan Baggott, Tambahan Berkualitas untuk Lini Belakang

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore