
MEMORI MANIS: Memori manis Manuchekhr Dzhalilov ketika berseragam Persebaya Surabaya. (Instagram Manuchekhr Dzhalilov)
JawaPos.com — Tajikistan, sebuah negara yang mungkin jarang terdengar namanya di dunia sepak bola internasional, baru melejit ketika lolos perempat final Piala Asia 2023.
Namun, di Liga Indonesia beberapa tahun lalu, nama-nama pemain dari negara ini menggema dan mencuri perhatian. Salah satu yang paling mencolok adalah Manuchekhr Dzhalilov, yang bersama dengan rekan-rekannya dari Istiklol, sukses merajai lapangan di Tanah Air.
Pada musim 2017, sorotan tertuju pada slot pemain asing Asia di Liga 1 yang sebagian besar diisi oleh pemain-pemain dari Korea Selatan dan Jepang. Namun, tren tersebut mulai bergeser ketika beberapa penggawa timnas Tajikistan menarik perhatian klub-klub Indonesia.
Performa mengesankan klub asal Tajikistan, Istiklol, pada musim 2017 dengan mencapai final AFC Cup 2017, menjadi pemicu utama ketertarikan terhadap pemain-pemain dari negara tersebut. Beberapa klub Indonesia seperti Sriwijaya FC, Madura United, dan Persela Lamongan tertarik untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas dari Tajikistan seperti Manuchekhr Dzhalilov, Nuriddin Davronov, dan Fatkhullo Fatkhuloev.
Manuchekhr Dzhalilov, salah satu bintang dari Istiklol, memilih untuk bergabung dengan Sriwijaya FC. Pilihan ini bukan tanpa alasan, mengingat Manuchekhr Dzhalilov adalah pencetak gol terbanyak sekaligus pemain terbaik AFC Cup pada musim sebelumnya. Produktivitasnya sebagai penyerang sangat impresif, dengan mencetak 25 gol dalam 31 pertandingan.
"Kami tidak hanya melihat latar belakang negaranya. Kalau kualitasnya bagus dan sesuai dengan kebutuhan tim, kenapa tidak?" ujar Sekretaris Sriwijaya kala itu, Ahmad Haris, merujuk kedatangan Manuchekhr Dzhalilov ke Palembang dikutip dari Jawa Pos Koran Edisi 2 Januari 2018.
Manuchekhr Dzhalilov kala itu juga berupaya cepat beradaptasi dengan membawa istrinya ke Palembang.
Statistik Manuchekhr Dzhalilov bersama Sriwijaya FC dan Persebaya Surabaya berdasarkan data Transfermarkt
Persebaya Surabaya 2018/2019
Penampilan 14
Gol 1
Assists 5
Kartu Kuning 1
Kartu Kuning Kedua 0
Kartu Merah 0

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
