Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 April 2024, 18.08 WIB

Menantikan Mode Senyap Persebaya Surabaya Memulangkan Mantan Pemain atau Justru Datangkan Pemain Baru?

JADI INCARAN?: David da Silva tengah kencang dikabarkan ada masalah dengan manajemen mereka. Kondisi ini bisa jadi opsi menarik striker Persebaya Surabaya musim depan. (Instagram David da SIlva) - Image

JADI INCARAN?: David da Silva tengah kencang dikabarkan ada masalah dengan manajemen mereka. Kondisi ini bisa jadi opsi menarik striker Persebaya Surabaya musim depan. (Instagram David da SIlva)

JawaPos.com — Kompetisi Liga 1 kembali ditunda, memberikan waktu bagi klub-klub untuk merencanakan strategi mereka, termasuk Persebaya Surabaya.

Dalam periode liburan ini, klub asal Kota Pahlawan ini dikabarkan akan melakukan manuver transfer untuk memperkuat skuad mereka. Kabar mengenai kemungkinan kedatangan enam pemain baru atau eks-pemain kembali ke Persebaya telah menjadi topik hangat, dan fans dengan antusias menantikan keputusan klub.

Koko Ari (RB)

Bek kanan yang pernah menjadi andalan Persebaya, Koko Ari, dikabarkan memberikan kode akan kembali ke klub lamanya. Setelah empat musim bersama Madura United, kemungkinan Koko Ari kembali ke Surabaya menjadi sorotan.

Meskipun kontraknya dengan Madura United belum berakhir, situasi klub tersebut yang sedang dilanda masalah membuat peluang kepulangan Koko Ari semakin terbuka.

Koko Ari Araya, pemain bertahan andal dari Madura United, menampilkan kekuatan yang mengesankan dalam mempertahankan gawang timnya. Dengan rata-rata 2.8 intersep per pertandingan dan 5.5 bola berhasil direbut, dia telah menjadi momok bagi lawan-lawannya.

Kemampuannya dalam dribbling melewati lawan juga cukup baik dengan rata-rata 2.4 kali dalam satu pertandingan, dia tetap konsisten dengan rata-rata 1.8 clearances dan hanya melakukan 13 kesalahan yang berujung pada peluang bagi lawan. Koko Ari Araya menunjukkan keberanian dan konsistensi dalam menjaga pertahanan timnya.

David da Silva (CF)

Kisruh antara David da Silva dan Persib Bandung membuka peluang bagi Persebaya Surabaya untuk merekrutnya kembali. Meski Persib masih berupaya menyelesaikan masalah tersebut, kemungkinan David da Silva meninggalkan Persib membuat Persebaya tertarik untuk merekrutnya kembali. Potensi kehadiran David da Silva di lini depan akan memberikan kekuatan baru bagi Persebaya Surabaya.

David da Silva, pilar lini depan Persib Bandung, telah mencetak 21 gol dengan frekuensi mencetak gol setiap 120 menit. Dengan rata-rata 0.8 gol per pertandingan, dia menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Dengan tembakan sebanyak 3.0 kali per pertandingan dan 1.4 di antaranya tepat sasaran, dia telah menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.

Rizky Ridho (CB)

Rizky Ridho, bek tengah yang pernah membela Persebaya, juga menjadi target klub untuk memperkuat lini belakang mereka. Meskipun Persib Bandung juga tertarik padanya, faktor historis dan keinginan Rizky Ridho untuk kembali ke Surabaya memberikan harapan bagi Persebaya. Namun, persaingan dengan Persib Bandung membuat langkah Persebaya tidak mudah.

Rizky Ridho, benteng kukuh dari Persija Jakarta, telah menampilkan penampilan bertahan yang mengagumkan di lapangan. Dengan rata-rata 4.6 intersep per pertandingan dan 9.7 bola berhasil direbut, dia telah menjadi kendala utama bagi lawan.

Meskipun kadang-kadang dilewati oleh lawan sebanyak 2.7 kali dalam satu pertandingan, dia tetap konsisten dengan rata-rata 2.3 clearances dan hanya melakukan 9 kesalahan yang berujung pada peluang bagi lawan. Rizky Ridho menunjukkan ketangguhan dan ketepatan dalam menjaga pertahanan Persija Jakarta.

Lukas Brambilla (AMF)

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore