Pentolan Jakmania Ferry Indrasjarief. (Istimewa)
JawaPos.com - Pentolan the Jakmania, Ferry Indrasjarief mengirimkan doa dan harapannya kepada Persija Jakarta, yang berulang tahun ke-96 pada Kamis, 28 November. Dia mengharapkan Macan Kemayoran bisa jadi klub terbaik di Indonesia.
Usia 96 tahun bukanlah usia yang muda untuk sebuah klub sepak bola. Malah bisa dibilang sangat tua karena semakin dekat dengan satu abad alias 100 tahun.
Meski begitu, Persija masih terus menunjukkan eksistensinya di kancah sepak bola Indonesia. Bahkan, Macan Kemayoran sampai saat ini masih mampu bersaing di kompetisi kasta tertinggi dan haus akan gelar juara.
Di satu sisi, perjuangan Persija untuk tetap berada di titik ini tidak mudah. Lika-liku dilalui Macan Kemayoran untuk tetap menjadi satu-satunya klub Jakarta yang masih ada gaung dan disegani di Tanah Air.
Hal itu dikatakan oleh Bung Ferry, sapaan Ferry Indrasjarief, yang merupakan salah satu pendiri the Jakmania. "Selamat ulang tahun ke-96, usia yang sudah sangat besar dan tinggi dan sekian lama melalui perjalnaan yang berliku-liku," katanya dalam video yang diunggah PSJ TV.
Karena itu, Bung Ferry memiliki harapan besar untuk Persija Jakarta yang kini berusia 96 tahun. Setidaknya ada tiga doa yang diuntaikan kepada Macan Kemayoran.
"Semoga Persija di usia yang ke-96 ini bisa menjadi klub terbaik di republik ini, klub yang bisa dibanggakan dimanapun oleh suporternya, dan klub yang bisa memberikan kebahagiaan kepada masyarakat sepak bola Indonesia," harapnya.
"Selamat ulang tahun yang ke-96 buat Persija Jakarta," jelas Bung Ferry.
Doa Bung Ferry ini tentu mewakili harapan seluruh the Jakmania. Basis suporter terbanyak di Indonesia itu ingin Persija bisa menjadi juara lagi dan jadi tim tersukses di Tanah Air.
Selama 96 tahun berdiri, Persija tercatat sudah menorehkan 11 gelar kompetisi domestik berhasul diraih, dengan rincian sembilan gelar era Perserikatan dan dua sisanya direngkuh ketika era Liga Indonesia.
Sembilan gelar perserikatan diraih saat masih bernama Voetballbond Indonesia Jacatra (VIJ) pada 1931, 1933, 1934, dan 1938.
Kemudian ketika sejak berganti nama jadi Persija pada 1950, lima trofi perserikatan diperoleh Macan Kemayoran masing-masing pada 1954, 1964, 1973, 1975, dan 1979.
Sementara pada era profesional, di mana kompetisi berubah jadi Liga Indonesia, Persija sudah dua kali menasbihkan diri sebagai klub terbaik di Tanah Air. Yakni pada 2001 dan terakhir pada 2018 di nama kompetisi Liga 1.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
