
Foto udara Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (15/4/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Tauhid Indrasjarief atau yang akrab disapa Bung Ferry, mengungkap kepastian venue kandang melawan Persib Bandung. Ferry mengungkap bahwa kepastian tersebut baru akan terungkap Senin (4/5) besok.
Persija Jakarta dijadawalkan menjamu Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 pada Minggu (10/5/2026) mendatang. Namun hingga kini, belum dipastikan di mana tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan memainkan laga kandangnya, apakah bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) atau Jakarta International Stadium (JIS).
Sebelumnya, sempat tersiar kabar kalau Persija Jakarta bakal memainkan duel klasik tersebut di SUGBK. Namun kabar kurang sedang datang beberapa hari terakhir ini, yang mana Macan Kemayoran terancam tidak bisa memainkan pertandingan kontra Persib Bandung di stadion megah di Jakarta tersebut.
Namun berhubung Timnas Indonesia akan menggelar agenda FIFA Matchday pada bulan Juni mendatang, Persija Jakarta terancam tidak bisa menggunakan SUGBK sebagai kandang. Sebab, pihak GBK akan melakukan perawatan rumput yang memakan waktu kurang lebih satu bulan.
Situasi yang ada saat ini, manajemen Persija Jakarta sedang berdiskusi dengan PSSI terkait penggunaan SUGBK untuk laga kontra Persib Bandung. Ferry mengungkap bahwa keputusan terkait venue tersebut baru akan diketahui besok.
“Hari Senin saya baru akan dikasih kabar sama pimpinan, Pak Panca. Apakah (laga Persija vs Persib) di GBK, atau di JIS. Hari Senin baru dikabarin,” kata Ferry saat ditemui wartawan termasuk JawaPos.com, Minggu (3/5/2026).
Ferry menjelaskan, sejatinya pihak manajemen GBK terbuka kepada Persija Jakarta untuk menggelar duel klasik tersebut di SUGBK. Pasalnya, Macan Kemayoran memiliki rapor bagus ketika menjamu tamunya disana, seperti saat menghadapi Persebaya Surabaya dan Persis Solo.
“Secara keseluruhan mereka (pihak GBK) melihat ada upaya-upaya yang serius dari kita untuk mengendalikan massa yang memang eh kadang-kadang mau pasang petasan, red flare, gitu ya, kayak gitu-gitu. Mereka melihat keseriusan kita. Jadi mereka appreciate itu dan mereka masih kasih peluang. Kan kalau mereka memang nggak mau, pasti mereka udah keluarin surat penolakan,” jelas Ferry.
Tapi kemudian, pihak GBK memberikan kabar bahwa stadion tersebut akan menjalani perawatan karena Timnas Indonesia dijadwalkan bermain disana pada 5 Juni dalam agenda FIFA Matchday. Meski demikian, kata Ferry, pihak GBK belum memberikan surat penolakan kepada Persija Jakarta terkait penggunaan venue.
Kata Ferry, pihak GBK memberikan waktu kepada pihak manajemen Macan Kemayoran berdiskusi dengan PSSI untuk menemukan titik terang. Dengan tujuan, Persija Jakarta bisa memakai SUGBK sebelum Timnas Indonesia.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
