
Para pemain Timnas U-20 saat hendak berlaga. (Instagram Dony Tri)
JawaPos.com - Persija Jakarta akan melanjutkan perjuangan mereka di Liga 1 Indonesia pekan ke-19 dengan bersua Laskar Cisadene yang rencananya tampil di Jakarta International Stadium, Minggu (19/1) malam.
Persija Jakarta saat ini tengah berada di tren positif setelah meraih 9 poin penuh dari 3 laga yang dijalani Dony Tri Pamungkas dan kolega. Persija berada di posisi 3 klasemen dengan 34 poin, dan memiliki misi bersaing mengejar Persib dan Persebaya di puncak klasemen.
Pekan lalu Persija mampu menumbangkan tim tuan rumah Barito Putera dengan skor tipis 2-3, meskipun sempat jual beli gol oleh kedua kesebelasan.
Persija memainkan 2 rekrutan anyar yang disinyalir sesuai kebutuhan tim yaitu, Pablo Andrade dan Yandi Sofyan Munawar pada dua sektor sayap dan penyerang.
Kabar terbaru Persija akan segera kehilangan 2 amunisi timnasnya karena harus bergabung dengan pasukan Garuda Muda U-20 untuk menjalani Pemusatan Latihan Nasional.
Dony Tri Pamungkas dan Aditya Warman yang dimaksud akan bergabung ke Pelatnas Timnas Indonesia U-20 bersama Indra Sjafri sebelum terbang ke Tiongkok untuk menjalani ajang AFC Cup U-20.
Dony Tri sebetulnya baru main sebanyak 6 kali untuk Persija musim ini dari total 18 pertandingan yang dijalani Macan Kemayoran. Laga terakhir Persija kontra Barito pekan lalu, Dony tampil baik dengan umpan cut back yang diselesaikan secara bersih oleh Marko Simic, sekaligus assist perdana musim ini.
Sedangkan Aditya Warman baru memainkan 2 laga melawan Semen Padang dan Borneo sepanjang 30 menit saja. Dirinya lebih bermain sebagai holding di tengah dengan membantu memutus serangan lawan.
Kedua pemain itu harus absen sekiranya 1,5 bulan dari pertengahan bulan Januari hingga awal Maret atau melupakan 6 laga Macan Kemayoran salah satunya berpotensi tak bermain melawan Persita besok.
Dikutip dari podcast Bicara Bola Akmal, pada (15/1), asisten pelatih Persija Ricky Nelson mengungkapkan bahwa Carlos Pena dibuat pusing dengan absennya Dony dan Aditya karena harus kembali memperkuat timnas.
“Sebagai head coach tentu pusing, contoh Dony Tri baru kita mainkan sekali, sudah dipanggil lagi. Kontribusi Dony luar biasa, kemarin 1 assist melawan Barito. Terpaksa harus kita lepas karena sudah ada perjanjiannya,” ucap Ricky Nelson.
Meskipun pelatih kepala pusing dengan kepergian 2 pemain itu ke timnas, namun Persija telah memiliki pengganti yang memiliki kualitas baik. Absennya Dony, Persija telah mendapatkan bek kiri asing asal Brasil yaitu Pablo Andrade.
Pablo juga tampil cukup baik ketika debut, meskipun tampil pada babak kedua sebanyak 28 menit menggantikan Dony Tri, ia menjadi otak serangan gol ketiga Persija ketika melawan Barito.
Perlu diketahui Dony Tri dan Aditya menjalani Pelatnas Indonesia U-20, 5-31 Januari di Jakarta dan Surabaya lalu akan tampil pada turnamen mini 24-30 Januari yang rencananya berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo.
Setelah itu tim besutan Indra Sjafri terbang ke Tiongkok untuk menjalani Piala Asia U-20 pada 12 Februari hingga 2 Maret 2025 mendatang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
