Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 20.27 WIB

Bonek Pusing Tanpa Francisco Rivera, Strategi Persebaya Surabaya Mudah Terbaca? Barito Putera Bersiap Manfaatkan Celah

Francisco Rivera benar-benar menjadi roh lini tengah Persebaya Surabaya yang hilang jelang hadapi Barito Putera. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Jelang menghadapi Barito Putera di pekan ke-20 Liga 1 Indonesia 2024/2025, Persebaya Surabaya diterpa kekhawatiran besar. Absennya Francisco Rivera yang masih dalam pemulihan cedera menjadi salah satu titik lemah yang dikhawatirkan Bonek.

Pertandingan penting tersebut akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (25/1/2025). Bagi Persebaya Surabaya, laga ini menjadi ujian berat mengingat performa tim lawan yang tengah meningkat.

Dalam persiapan menuju laga ini, Persebaya Surabaya menggelar latihan intensif di Lapangan ABC, Surabaya, Selasa (21/1/2025). Kehadiran pemain-pemain inti di sesi tersebut menjadi fokus utama para pendukung setia, Bonek.

Namun, sesi latihan itu tidak lepas dari kritik dan evaluasi keras yang disampaikan Bonek kepada para pemain. Dua lini krusial menjadi sorotan tajam, yaitu lini depan dan tengah yang dinilai kurang optimal.

Lini tengah Persebaya Surabaya kini menjadi perhatian utama seiring absennya Francisco Rivera. Gelandang andalan ini harus absen karena masih berjuang memulihkan cedera lututnya.

Bonek mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap absennya Rivera yang dianggap sebagai motor permainan tim. Dalam tiga pertandingan terakhir tanpa Rivera, strategi Persebaya Surabaya dianggap mudah ditebak lawan.

Salah satu komentar Bonek di media sosial menyebut absennya Rivera sebagai kunci sulitnya Persebaya Surabaya meraih kemenangan. "Tanpa Rivera strategi sudah terbaca, ini kelemahan besar," tulis salah satu Bonek.

Statistik Rivera sepanjang musim ini memang menjadi bukti nyata perannya yang sangat vital. Dari 16 pertandingan yang ia mainkan, Rivera mencatatkan 1.392 menit bermain dengan kontribusi tiga gol dan dua assist.

Dengan 30 keypass dan akurasi umpan 68%, Rivera menunjukkan kemampuannya sebagai pengatur serangan Persebaya Surabaya. Absennya pemain asal Meksiko ini tentu membuat lini tengah Persebaya Surabaya kehilangan kreativitas.

Bonek pun menilai manajemen tim kurang cermat dalam bursa transfer dengan tidak merekrut pelapis sepadan untuk Rivera. Kekecewaan ini dituangkan dalam berbagai komentar seperti, "Kesalahan besar putaran kedua tidak beli pelapis Rivera," tulis salah satu akun.

Selain itu, Bonek juga menyoroti performa kapten tim, Bruno Moreira, yang dianggap belum menunjukkan kontribusi maksimal di lini depan. Kritik mengarah pada gaya bermain Bruno yang dinilai terlalu lama menguasai bola.

"Bruno jangan terlalu lama gocek bola, lebih baik cepat ambil keputusan," tulis salah satu Bonek. Beberapa saran bahkan menyebut Bruno lebih baik dimainkan sebagai supersub di babak kedua.

Bonek juga berharap Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, mampu menemukan solusi taktis atas absennya Rivera. "Coba ubah gaya main Bruno, lebih menyerang dan berani menusuk," tulis Bonek lainnya.

Meski absennya Rivera menjadi kabar buruk, beberapa opsi alternatif di lini tengah diharapkan mampu menutupi kekosongan ini. Nama-nama seperti Mohammed Rashid dan Dejan Tumbas berpotensi diandalkan untuk mengisi peran Rivera.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore