Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Februari 2025 | 20.04 WIB

Rating 7 Pemain Persebaya Surabaya Jeblok Usai Ditahan Persita Tangerang, Wajib Evaluasi Jelang Duel Hadapi Persis Solo!

Ardi Idrus saat berduel udara dengan pemain Persita Tangerang. Persebaya dituntut kembali fokus menghadapi laga selanjutnya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (31/1/2025) malam. Hasil ini membuat Green Force harus puas hanya mendapatkan satu poin meski bermain di kandang sendiri.

Laga ini berlangsung sengit setelah Persebaya Surabaya tertinggal cepat lewat gol Badrian Ilham pada menit ke-15. Beruntung, mereka selamat dari kekalahan berkat gol bunuh diri Javlon Guseynov pada menit ke-75 yang menyamakan kedudukan.

Tambahan satu poin membuat Persebaya Surabaya kini mengoleksi 38 poin dan berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka unggul head-to-head atas Persija Jakarta yang memiliki poin sama.

Sayangnya, performa individu para pemain Persebaya Surabaya dalam laga ini jauh dari kata memuaskan. Tercatat, tujuh pemain utama mendapatkan rating jeblok di bawah rata-rata tim, yakni 6.98, yang menunjukkan ada masalah serius di skuad asuhan Paul Munster.

Berikut adalah rapor pemain Persebaya Surabaya saat menghadapi Persita Tangerang: Ernando Ari 6.5, Arief Catur 7.2, Dime Dimov 6.8, Kadek Raditya 7.0, Ardi Idrus 7.0, Mohammed Rashid 7.1, Gilson Costa 6.9, Andre Oktaviansyah 6.9, Alfan Suaib 6.8, Malik Risaldi 6.8, dan Dejan Tumbas 6.6.

Sementara itu, pemain cadangan yang masuk di babak kedua memiliki performa lebih baik. Bruno Moreira mendapatkan rating tertinggi dengan 7.8, disusul Kasim Botan 7.7, Francisco Rivera 7.2, Slavko Damjanovic 6.8, dan Andhika Ramadhani 6.5.

Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster mengakui timnya tampil kurang baik, terutama di babak pertama. Kebobolan dari skema bola mati menjadi catatan tersendiri yang harus segera dievaluasi sebelum menghadapi laga selanjutnya.

Menurut Munster, timnya sudah bekerja keras tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir. Ia menilai ada banyak peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol, termasuk beberapa tembakan yang membentur tiang gawang.

"Kita di babak pertama agak mengecewakan terutama kebobolan lewat set piece corner kick," kata Paul Munster di konferensi pers.

"Kita sudah bekerja keras, tapi tidak ada gol hingga halftime. Kita berganti pemain sedikit, karena Persita berganti jadi 5-4-1 jadi kita mencoba breakdown mereka."

Di babak kedua, Persebaya Surabaya mencoba tampil lebih menyerang setelah melakukan pergantian pemain. Namun, pertahanan solid Persita dengan formasi 5-4-1 membuat Persebaya Surabaya kesulitan menciptakan peluang bersih.

"Babak kedua, kita push untuk mencetak gol, kemudian kita cetak gol. Lalu banyak peluang, ada kena tiang, saya tak bisa menyalahkan usaha pemain," ujar Paul Munster.

"Semua sudah bekerja keras. Ada pula yang comeback dari injury, kami akhirnya dapat poin."

"Semoga ini jadi titik balik setelah kita dapat poin (setelah 4 laga kalah)."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore