Ardi Idrus saat berduel udara dengan pemain Persita Tangerang. Persebaya dituntut kembali fokus menghadapi laga selanjutnya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (31/1/2025) malam. Hasil ini membuat Green Force harus puas hanya mendapatkan satu poin meski bermain di kandang sendiri.
Laga ini berlangsung sengit setelah Persebaya Surabaya tertinggal cepat lewat gol Badrian Ilham pada menit ke-15. Beruntung, mereka selamat dari kekalahan berkat gol bunuh diri Javlon Guseynov pada menit ke-75 yang menyamakan kedudukan.
Tambahan satu poin membuat Persebaya Surabaya kini mengoleksi 38 poin dan berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka unggul head-to-head atas Persija Jakarta yang memiliki poin sama.
Sayangnya, performa individu para pemain Persebaya Surabaya dalam laga ini jauh dari kata memuaskan. Tercatat, tujuh pemain utama mendapatkan rating jeblok di bawah rata-rata tim, yakni 6.98, yang menunjukkan ada masalah serius di skuad asuhan Paul Munster.
Berikut adalah rapor pemain Persebaya Surabaya saat menghadapi Persita Tangerang: Ernando Ari 6.5, Arief Catur 7.2, Dime Dimov 6.8, Kadek Raditya 7.0, Ardi Idrus 7.0, Mohammed Rashid 7.1, Gilson Costa 6.9, Andre Oktaviansyah 6.9, Alfan Suaib 6.8, Malik Risaldi 6.8, dan Dejan Tumbas 6.6.
Sementara itu, pemain cadangan yang masuk di babak kedua memiliki performa lebih baik. Bruno Moreira mendapatkan rating tertinggi dengan 7.8, disusul Kasim Botan 7.7, Francisco Rivera 7.2, Slavko Damjanovic 6.8, dan Andhika Ramadhani 6.5.
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster mengakui timnya tampil kurang baik, terutama di babak pertama. Kebobolan dari skema bola mati menjadi catatan tersendiri yang harus segera dievaluasi sebelum menghadapi laga selanjutnya.
Menurut Munster, timnya sudah bekerja keras tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir. Ia menilai ada banyak peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol, termasuk beberapa tembakan yang membentur tiang gawang.
"Kita di babak pertama agak mengecewakan terutama kebobolan lewat set piece corner kick," kata Paul Munster di konferensi pers.
"Kita sudah bekerja keras, tapi tidak ada gol hingga halftime. Kita berganti pemain sedikit, karena Persita berganti jadi 5-4-1 jadi kita mencoba breakdown mereka."
Di babak kedua, Persebaya Surabaya mencoba tampil lebih menyerang setelah melakukan pergantian pemain. Namun, pertahanan solid Persita dengan formasi 5-4-1 membuat Persebaya Surabaya kesulitan menciptakan peluang bersih.
"Babak kedua, kita push untuk mencetak gol, kemudian kita cetak gol. Lalu banyak peluang, ada kena tiang, saya tak bisa menyalahkan usaha pemain," ujar Paul Munster.
"Semua sudah bekerja keras. Ada pula yang comeback dari injury, kami akhirnya dapat poin."
"Semoga ini jadi titik balik setelah kita dapat poin (setelah 4 laga kalah)."

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
