Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 13.08 WIB

Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025, Kapten Dony Tri Pamungkas Minta Maaf kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Pesepak bola Timnas U-20 Indonesia Dony Tri Pamungkas. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com - Timnas Indonesia U-20 harus rela kembali menelan kekalahan dalam laga kedua Grup C Piala Asia U-20 2025. Kali ini, melawan Uzbekistan, skuad Garuda Muda takluk dengan skor 1-3 pada yang berlangsung di Stadion Shenzen Youth Football Training Base Centre, Minggu (16/2). Kekalahan ini memastikan Indonesia gagal lolos ke babak delapan besar setelah menelan dua kekalahan berturut-turut di fase grup.

Gol satu-satunya untuk Indonesia pada pertandingan ini dicetak oleh Jens Raven pada menit ke-23, sehingga kedudukan menjadi 1-1. Meskipun sempat memberikan harapan bagi Garuda Muda, Uzbekistan mampu kembali menjauh dengan mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan mereka.

Sebelumnya, Indonesia juga mengalami kekalahan pada laga pertama melawan Iran dengan skor 0-3 pada Kamis (13/2). Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tidak dapat lolos dari grup karena sudah menelan dua kekalahan.

Uzbekistan dan Iran kini mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan, sementara Indonesia masih tanpa poin dan sudah terdepak dari persaingan menuju babak delapan besar. Kapten Timnas U-20, Dony Tri Pamungkas, menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang tidak memuaskan ini.

Dony mengungkapkan bahwa seluruh pemain sudah berjuang maksimal dan meminta dukungan serta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya mewakili tim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah mendukung kami. Sekali lagi, mohon maaf karena perjuangan kami berakhir dan gagal melaju ke babak delapan besar. Untuk pertandingan terakhir melawan Yaman, kita akan berjuang maksimal dan berharap meraih kemenangan," ujar Dony.

Pemain belakang, Muhammad Iqbal Gwijangge, juga memberikan komentarnya tentang kekalahan ini. Menurutnya, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, pertandingan melawan Uzbekistan memberikan pelajaran berharga bagi seluruh tim.

"Pengalaman yang bagus untuk kami bermain di turnamen ini. Saya pikir, ini adalah pertandingan yang tidak mudah. Kami masih memiliki satu pertandingan lagi sebelum ini berakhir," kata Iqbal.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih, staf, dan rekan-rekannya yang sudah berusaha keras di lapangan. Meski gagal lolos, Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Yaman pada Rabu (19/2) mendatang. Pertandingan ini akan menjadi laga penentuan terakhir bagi Indonesia di Piala Asia U-20 2025, dan Garuda Muda akan berusaha meraih kemenangan untuk menutup turnamen dengan hasil positif.

Sama seperti Indonesia, Yaman juga telah mengalami dua kekalahan melawan Uzbekistan dan Iran, yang mengakibatkan mereka saat ini berada di posisi terakhir Grup C. Garuda Muda berada di posisi ketiga karena unggul selisih gol atas Yaman.

Tersingkirnya Timnas Indonesia U-20 mengakibatkan posisi Indra Sjafri kini terancam. Publik pecinta sepak bola nasional banyak yang memberikan kritik pedas karena performa anak asuhnya. Indonesia memang kurang beruntung berada satu grup dengan Iran dan Uzbekistan, keduanya merupakan dua jagoan Asia yang mempunyai segudang pengalaman dalam turnamen tersebut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore