Arlyansyah pemain PSIM dan Timnas U-20 Indonesia. (Instagram Arlyansyah Abdulmanan)
JawaPos.com - Arlyansyah Abdulmanan telah mengakhiri semusim penuh di Liga 2 Indonesia bersama PSIM Yogyakarta. Arlyansyah berhasil membantu PSIM Yogyakarta kembali naik kasta ke kompetisi teratas sepak bola Indonesia untuk musim depan.
Arlyansyah adalah pemain muda kelahiran 19 tahun silam. Dia merupakan pemain pinjaman dari Persija Jakarta. Dinilai memiliki bakat, dirinya dipinjamkan dari Persija U-20 untuk semusim di Liga 2 bersama PSIM.
Arlyansyah, yang telah mengakhiri musim di Liga 2, terpantau telah mengikuti latihan perdana Persija di bulan Ramadhan pada Sabtu (1/3) lalu. Bersumber dari Youtube Persija Jakarta, Macan Kemayoran melakukan latihan malam di GOR Soemantri Brodjonegoro. Sejumlah pemain menjalani sesi training bersama pelatih kepala Carlos Pena.
Pada sesi latihan itu, terpantau sayap kanan muda Arlyansyah Abdulmanan tampak mengikuti sesi itu dengan menggunakan nomor punggung 17. Latihan ini digelar di Gelanggang Olahraga yang terletak di Jakarta Selatan.
Sebelumnya Arlyansyah adalah penggawa PSIM yang berhasil menjuarai Liga 2. Arlyansyah merupakan pemain pinjaman dari Persija Jakarta bersama Figo Dennis selama semusim di Liga 2. Saat ini Liga 2 telah resmi berakhir. Pemain pinjaman tersebut telah pulang ke klubnya, salah satunya adalah Arlyansyah.
Bersama PSIM Yogyakarta, Arlyansyah Abdulmanan telah mencatatkan 12 laga. Dari total pertandingannya, Arlyansyah mampu mencetak 4 gol dan 2 assist. Dia selalu menjadi andalan pelatih dari transisi Seto Nurdiantoro maupun Erwan Hendarwanto.
Penampilan menjanjikan dari Arlyansyah Abdulmanan di Liga 2 sempat membuat fans PSIM ingin klub kebanggaannya mempertahankan winger asli Jakarta ini. Namun, tampak Arlyansyah telah kembali berlatih bersama Persija Jakarta.
Kembalinya Arlyansyah Abdulmanan ke tubuh Persija membuat lini sayap Macan Kemayoran bertambah satu pemain. Sebelumnya sektor sayap Persija dihuni oleh Witan Sulaeman dan Zahaby Gholy. Carlos Pena memiliki opsi lain selain mereka.
Namun, untuk kepastian dapat dimainkan tidaknya Arlyansyah Abdulmanan belum dapat dipastikan. Mengingat Arlyansyah Abdulmanan musim lalu didaftarkan sebagai pemain PSIM Yogyakarta di Liga 2.
Seperti dikutip dari PT Liga Indonesia Baru dalam Pasal 27 ayat 4, klub dapat memainkan Pemain U-20 dari tim Elite Pro Academy di tim utama Liga 1 sewaktu-waktu. Hal ini berlaku sepanjang telah disahkan dalam Sistem Informasi Administrasi PSSI.
Sejatinya Arlyansyah adalah bagian dari skuad akademi Persija. Dia masuk tim U-20 yang dipinjamkan ke klub Liga 2. Kemungkinan Arlyansyah dapat dimainkan Persija karena dirinya masuk daftar Elite Pro Academy Persija.
Namun, kembali lagi, apakah Arlyansyah Abdulmanan juga telah mendapat pengesahan dalam administrasi PSSI? Jika sudah terdaftar dan sah, dirinya dapat ambil bagian di skuad utama Persija. Seperti dahulu pernah dilakukan Macan Kemayoran untuk memainkan Rafa Abdurahman. Proses administrasi terlebih dahulu sebelum bermain bersama Persija dari tim EPA.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
