Gianluca Pandeynuwu. (Dok. Persis)
JawaPos.com - Gianluca Pandeynuwu menjadi sosok kunci dalam kemenangan Persis Solo atas tuan rumah Borneo FC dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (3/3).
Meski gol kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak oleh Jhon Cley pada menit ke-21, peran Gianluca Pandeynuwu di bawah mistar menjadi faktor penentu. Kiper berusia 27 tahun itu berhasil menggagalkan eksekusi penalti Matheus Pato pada menit ke-75, yang seharusnya bisa membuat Borneo FC menyamakan kedudukan.
Sejak menit awal, Borneo FC tampil agresif dengan menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, pertahanan disiplin Persis Solo serta aksi gemilang Gianluca mampu menggagalkan berbagai upaya tim tuan rumah.
Keunggulan Persis Solo datang lebih dulu melalui gol spektakuler Jhon Cley dari luar kotak penalti, yang tak mampu dihentikan oleh kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata. Setelah tertinggal, Borneo FC semakin gencar menyerang dan akhirnya mendapat peluang emas melalui penalti di menit ke-75.
Namun, Gianluca Pandeynuwu tampil heroik dengan menepis tendangan Matheus Pato, memastikan gawang Persis tetap aman hingga peluit akhir dibunyikan. Aksi penyelamatan ini menjadi momen krusial yang mengamankan tiga poin berharga bagi Persis Solo.
Profil Gianluca Pandeynuwu: Kiper Andal dengan Mental Baja
Nama Lengkap: Gianluca Claudio Pandeynuwu
Tempat & Tanggal Lahir: Tomohon, Indonesia | 9 November 1997
Usia: 27 tahun
Tinggi: 1,85 m
Posisi: Kiper
Kaki Dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Persis Solo
Bergabung: 12 Mei 2022
Kontrak Berakhir: 31 Mei 2025
Gianluca memulai karier profesionalnya di Borneo FC, sebelum akhirnya bergabung dengan Persis Solo pada 12 Mei 2022, setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh klub sebelumnya. Sejak kedatangannya, ia menjadi pilar penting di bawah mistar Laskar Sambernyawa.
Statistik Gianluca di Persis Solo
Musim 2023/2024: 10 pertandingan, 19 kebobolan, 1 clean sheet, 874 menit bermain.
Musim 2022/2023: 20 pertandingan, 32 kebobolan, 3 clean sheets, 1.800 menit bermain.
Meski menghadapi tantangan berat musim ini, Gianluca terus menunjukkan kualitasnya sebagai kiper yang andal. Refleks cepat, keberanian menghadapi duel satu lawan satu, serta kemampuan membaca arah bola menjadi keunggulan utama yang ia tunjukkan di setiap laga.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
