The Jakmania satu tribun dengan Bonek di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Momen pertandingan Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Sabtu (12/4), diwarnai kehangatan dengan hadirnya Bonek Mania di Jakarta. Bonek menempati tribun Barat sisi Utara GBK dengan membawa satu banner besar Unjung Unjung.
Koordinator Tribun Kidul Heri Agus Suprianto menyatakan, rombongan bonek dari Surabaya dan luar kota sekitar 50 bus, elf, dan mobil pribadi. "Itu yang rombongan tadi malam (Jumat) kami tret tet tet dan yang naik kereta dan yang lainnya kita gak tau berapa orang itu," ucapnya.
Jika di total, sekitar 5.000 Bonek yang hadir di Jakarta. Pria yang akrab disapa Cak Tessy itu menuturkan, banyaknya jumlah bonek yang hadir karena mau merasakan atmosfer di Jakarta. Sebelumnya, The Jak sudah merasakan kehangatan di Gelora Bung Tomo pada pertemuan pertama. "Kami juga ingin merasakan di GBK, di Jakarta dengan aman, nyaman juga sama Jakmania," katanya.
Cak Tessy menuturkan, saat ini suporter sudah dewasa dan bosan untuk permusuhan. Apalagi dengan banyaknya nyawa yang melayang. "Buat apa? Kita hilangkan ego untuk perdamaian antara supporter. Biar benar-benar kita banyak generasi seperti anak saya ini kan kasihan juga nanti kalau kita suruh bunuh-bunuhan sama orang. Nanti kalau bisa kita hentikan pemusuhan kita buat perdamaian," bebernya.
Karenanya, dia berharap hukuman suporter away musim depan bisa dicabut. "Buat Pak Erick Tohir (Ketum PSSI) untuk melarang supporter untuk datang karena kita menjalin silaturahmi," ucapnya.
Menurutnya, ini buka untuk mencari kemusuhan karena waktu ada tragedi Kanjuruhan, seluruh suporter di Indonesia bisa jadi satu. "Itu harusnya momen, momen suporter bisa akrab, bisa damai," katanya.
Dia mencontohkan beberapa suporter yang memiliki rivalitas tinggi sudah mulai adem ayem seperti klub-klub di Jogjakarta dan Jawa Tengah yang sangat keras. "Sleman vs Solo, Brajamusti vs Bantul, Alhamdulillah sekarang bisa jadi satu. Karena apa? Tragedi Kanjuruhan, biarpun timnya nggak main di Liga 2, Liga 1, Liga, tapi dia tetap bersaudara," sebutnya.
Hal itulah yang ingin diminta oleh Ketum PSSI Erick Thohir agar musim 2025/2026 bisa ada suporter tamu supaya persaudaraan tambah kuat. "Gitu aja, nggak usah dibuat rumit karena kita niatnya untuk mendukung kebanggaan bukan cari musuh, bukan untuk menghilangkan nyawa," ujarnya.
Pelatih Persebaya Paul Munster juga mengapresiasi adanya kedua suporter yang hadir. Sebab, sebelumnya kedua suporter juga memenuhi Gelora Bung Tomo saat main di pertemuan pertama.
"Suporter dari Persebaya dan Jakmania, itu sangat bagus. Tidak ada pertarungan, semuanya damai, saling menghormati. Semuanya di dalam dan setelah laga berjalan bagus," katanya.
Paul melihat kedua suporter saling menghormati dan itulah yang seharusnya menjadi contoh bagus di sepak bola. "Sejauh ini positif, kami senang, kami ingin suporter datang, itu penting untuk kami dan juga sepak bola Indonesia di mana setiap laga harusnya stadion penuh," ucapnya.
The Jakmania satu tribun dengan Bonek di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
