Dejan Tumbas representasi logo wong mangap di hadapan Bonek dan Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan tren positif setelah menaklukkan Madura United dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Green Force dalam lima pertandingan terakhir.
Namun, sorotan laga bukan hanya pada gol semata wayang Flavio Silva yang jadi pembeda di papan skor. Nama Dejan Tumbas justru jadi buah bibir Bonek karena aksi heroiknya di lapangan.
Bek tangguh asal Serbia itu tampil total dalam laga tersebut hingga harus mendapat lima jahitan di kepala. Benturan keras dengan lutut pemain Madura United, Jordy Wehrmann, membuat kepalanya robek cukup dalam.
Alih-alih diganti, Dejan memilih tetap bermain hingga peluit akhir dibunyikan. Ia hanya mengenakan ikat kepala untuk menutup lukanya, dan tetap bermain ngotot bak prajurit tempur.
Dengan rambut panjang ikal dan kepala terikat kain hijau, penampilan Dejan langsung mengingatkan Bonek pada salah satu simbol kebanggaan mereka.
Sosok yang mereka sebut sebagai "Wong Mangap" — logo ikonik Persebaya Surabaya yang sudah lama hidup di hati suporter.
Spontan, linimasa media sosial dipenuhi komentar Bonek yang menahbiskan Dejan sebagai wujud nyata dari logo legendaris itu. “Ndas mangap sesungguhnya,” tulis salah satu akun pendukung Persebaya Surabaya.
Bonek lain juga menimpali dengan candaan khas Surabaya. “Modeee ndas mangap,” kata akun lainnya yang langsung ramai disukai sesama Bonek.
Dejan tampil spartan sepanjang 90 menit di laga sarat gengsi itu. Statistik mencatat ia melakukan 5 dribel, 18 duel darat dengan 8 kemenangan, dan hanya sekali dilewati lawan.
Meski tidak menyumbang gol atau assist, kontribusinya terlihat dari keberaniannya menahan serangan Madura United. Satu-satunya tembakan yang diblok juga berasal dari aksinya di lini pertahanan.
Pemain berambut gondrong itu juga melakukan 2 umpan silang dan 2 umpan jauh meski belum akurat. Tapi hal itu tak jadi soal karena semangat juangnya jadi nilai utama yang diapresiasi publik.
Total, Dejan melakukan 26 sentuhan bola dan kehilangan penguasaan sebanyak 12 kali. Ia juga mendapat 4 pelanggaran dari lawan dan hanya melakukan 1 pelanggaran sepanjang laga.
Aksi bertarung mati-matian itu membuat namanya dielu-elukan di tribun dan dunia maya. Bahkan, banyak yang menyebut dia sebagai "Logo ndas mangap yg asli Iki."
Tak hanya karena penampilannya yang mirip, tapi karena semangat yang ia tunjukkan seakan menjelma filosofi dari logo tersebut. Logo yang melambangkan semangat, keberanian, dan pantang menyerah khas Bonek.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
