
Pep Munoz dirumorkan jadi kandidat kuat pelatih Persebaya Surabaya musim depan. (Instagram @pepmunyoz)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tampaknya sedang bersiap untuk menyambut era baru dalam kepemimpinan pelatih kepala. Nama Pep Munoz mencuat sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Paul Munster pada musim 2025/2026.
Pep Munoz atau yang memiliki nama lengkap Jose Munoz Zoyo kini menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Pelatih berusia 45 tahun asal Spanyol ini tengah diisukan sedang menjalin komunikasi intens dengan manajemen Persebaya Surabaya.
Munoz saat ini masih menangani klub kasta tertinggi Liga Kamboja, Svay Rieng FC. Ia dipercaya memimpin klub tersebut sejak 6 Mei 2023 dan berhasil memberikan kontribusi signifikan.
Meski belum pernah melatih klub Indonesia, rekam jejak Munoz tak bisa dianggap remeh. Pengalamannya di level elite Eropa hingga Asia membuatnya dipandang mumpuni untuk menangani klub sebesar Persebaya Surabaya.
Munoz lahir di Terrassa, Spanyol pada 2 Agustus 1979 dan mengawali karier kepelatihan sebagai pelatih fisik di klub lokal UE Lleida pada 2004 hingga 2006. Setelah itu, ia naik level menjadi pelatih kepala tim muda UE Lleida U-19 dari tahun 2008 hingga 2011.
Langkah besar dalam karier Munoz terjadi saat dirinya bergabung dengan akademi Barcelona. Ia dipercaya menjadi asisten pelatih Barcelona U-19 sejak 2011 hingga 2015 dan sempat mencicipi jabatan serupa di Barcelona B.
Selepas petualangannya di Barcelona, Munoz memutuskan mengepakkan sayap ke Asia dengan bergabung sebagai asisten pelatih di klub Tiongkok, Qingdao Huanghai. Ia bertahan di sana dari tahun 2015 hingga 2019 sebelum hijrah ke Shandong Luneng dengan posisi yang sama selama satu musim.
Tidak berhenti di situ, Munoz dipercaya masuk ke jajaran pelatih Timnas Tiongkok pada periode 2022 hingga 2023. Pengalaman di level internasional ini menambah nilai plus dari sosok yang dikenal sangat fokus dalam pengembangan pemain muda ini.
Pada awal 2023, ia menerima tawaran dari klub Kamboja, Svay Rieng. Bersama klub tersebut, Munoz sukses meraih dua gelar Cambodian Champions dan satu gelar Cambodian Cup Winner. Secara total, Munoz telah terlibat dalam enam gelar juara sepanjang karier kepelatihannya. Ia ikut berkontribusi dalam dua gelar Spanish Cup, satu UEFA Youth League bersama Barcelona, serta tiga gelar domestik di Kamboja.
Rumor mengenai kedekatan Munoz dengan Persebaya Surabaya semakin kencang setelah akun Instagram @ownerwakanda mengunggah informasi menarik pada Rabu (21/5/2025).
“New Candidate: Pelatih spanyol yakni Pep munoz menjadi kandidat pertama untuk menggantikan posisi Paul Munster di kursi kepelatihan musim 2025/26 ini. Menurut informasi dari beberapa sumber, Persebaya sedang mencari pelatih asal Spanyol dan clue tersebut pernah menjadi asisten pelatih Luis Milla di timnas Indonesia beberapa tahun lalu. Tidak hanya itu beberapa sumber lain nya juga mengatakan bahwa Persebaya Surabaya kabarnya sudah deal dengan pelatih Spanyol setelah Match melawan Borneo FC pekan lalu. Menarik di tunggu apakah benar atau tidak nya,” tulis @ownerwakanda.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan Munoz merupakan kandidat utama yang sedang didekati Persebaya Surabaya.
Disebutkan pula kandidat pelatih Persebaya pernah menjadi bagian dari tim pelatih Luis Milla di Timnas Indonesia. Fakta ini semakin memperkuat indikasi ia memang sudah cukup mengenal atmosfer sepak bola Indonesia.
Tak hanya Persebaya Surabaya, nama Pep Munoz juga sempat dikaitkan dengan Bali United. Namun, rumor yang berkembang menunjukkan Persebaya Surabaya kini berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasanya.
Beberapa sumber menyebutkan Persebaya Surabaya tengah mencari pelatih asal Spanyol dan kriteria itu cocok dengan sosok Munoz. Bahkan disebutkan manajemen klub berjuluk Green Force ini sudah mencapai kata sepakat pasca pertandingan melawan Borneo FC pekan lalu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
