
Eks Persebaya Surabaya Andre Oktaviansyah gabung PSBS Biak. (Dok. Instagram Andre Oktaviansyah)
JawaPos.com - Andre Oktaviansyah telah memutuskan tim mana yang akan diperkuatnya di Super League 2025/2026. Tim dari wilayah timur Indonesia, PSBS Biak, menjadi klub yang dipilih eks pemain Persebaya Surabaya ini untuk mengarungi musim depan.
Kedatangan Andre ke PSBS Biak diketahui saat tim asuhan Divaldo Alves itu melakukan launching tim pada Kamis (31/7). Acara yang digelar di Hotel Griya Persada, Sleman, tersebut berlangsung sederhana.
Pada video yang beredar di akun Tiktok @fxharminanto, terdengar nama Andre dipanggil ke atas panggung. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu memakai baju hitam dan berdiri bersama 28 pemain PSBS Biak yang lain.
Keberhasilan PSBS Biak mendatangkan Andre praktis membuat dua tim asal Jawa Tengah terpaksa gigit jari. Pasalnya, kabar dari beberapa akun rumor transfer pemain menyebutkan bahwa Andre bakal berseragam Persis Solo atau Persijap Jepara musim depan. Ini setelah gelandang yang menggunakan nomor punggung 8 saat membela Green Force itu masuk dalam daftar sepuluh pemain yang dilepas oleh Persebaya untuk musim depan.
Ya, Andre harus mengakhiri kebersamaannya bersama Bajul Ijo sejak musim 2022/2023. Aji Santoso yang saat itu menukangi Persebaya memutuskan untuk mendatangkan Andre kala usianya masih 19 tahun. Musim perdananya memang terasa berat karena dia bukan merupakan pilihan utama di posisi gelandang bertahan. Melansir Transfermarkt, jumlah pertandingannya hanya 13 laga sedang ia hanya enam kali dimainkan sebagai pilihan utama Aji Santoso saat itu.
Musim keduanya membela Persebaya juga tak berjalan mulus. Andre hanya satu kali bermain dari enam pertandingan awal musim Liga 1. Usai dipecatnya Aji Santoso, Andre justru dijadikan kekuatan di lini tengah. Pemain kelahiran Depok itu lantas terus menjadi andalan di era kepelatihan Uston Nawawi, Josep Gombau, dan Paul Munster. Ia sukses bermain sebanyak 25 pertandingan dengan 23 kali jadi pilihan utama di musim keduanya berseragam Persebaya.
Sayangnya, pencapaian itu tak bertahan lama. Musim lalu, Andre Oktaviansyah hanya bermain di 14 pertandingan dengan empat kali turun sebagai pilihan utama. Kini, pemain 22 tahun tersebut harus bersaing dengan gelandang PSBS Biak lainnya demi mendapatkan menit bermain.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
