
Ketua PSSI Erick Thohir sampaikan belasungkawa ke Ultras Garuda, Senin (8/9). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com—Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola Indonesia pada laga uji coba Timnas Indonesia kontra Timnas Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (8/9). Seorang suporter Ultras Garuda asal Lamongan Djalu Ariel Fristanto, meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri di tribune stadion.
Insiden memilukan itu terjadi sesaat sebelum pertandingan dimulai. Djalu yang datang untuk memberikan dukungan kepada Timnas Garuda tiba-tiba pingsan dan membuat suasana di tribune sontak heboh.
Beberapa rekan suporter langsung berusaha memberikan pertolongan. Djalu kemudian digotong ke arah ambulans yang sudah bersiaga di sisi lapangan Stadion Gelora Bung Tomo.
Tim medis segera melakukan penanganan darurat. Namun kondisi Djalu dinyatakan kritis dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya.
Sayangnya, nyawa Djalu tak tertolong meski sudah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis intensif. Kabar meninggalnya sang suporter langsung menyebar cepat di kalangan Ultras Garuda maupun penonton yang hadir di stadion.
Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi komunitas Ultras Garuda, khususnya di Lamongan. Djalu dikenal sebagai sosok yang selalu setia mendukung perjuangan Timnas Indonesia di mana pun bertanding.
Kabar duka tersebut juga sampai ke telinga Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Mantan Presiden Inter Milan itu secara langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Djalu.
“Ya, pertama-tama saya ingin mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya salah satu suporter Ultras Garuda, saudara Djalu Ariel Fristanto,” ujar Erick Thohir, Senin (8/9).
“Insya Allah saya akan menengok, bersama Pemda Jawa Timur dan Pemda Surabaya, tentu dengan belasungkawa yang mendalam,” imbuh dia.
Pernyataan Erick Thohir itu menunjukkan kepedulian federasi terhadap para pendukung setia Timnas. Suporter adalah bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia yang selalu memberikan energi positif.
Ultras Garuda pun mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui akun media sosial resmi. Mereka menyampaikan rasa kehilangan mendalam sekaligus doa untuk almarhum Djalu.
“Assalamualaikum Wr. Wb, Inna lillāhi wa inna ilayhi rāji‘ūn. Telah berpulang ke rahmatullah saudara kami, anggota @ultrasgaruda.lamongan, Djalu Ariel Fristanto di RS Bhakti Dharma Husada Surabaya,” tulis Ultras Garuda.
Dalam unggahan tersebut, mereka mendoakan agar Allah SWT melapangkan kubur almarhum dan menerima seluruh amal ibadahnya. Doa juga dipanjatkan agar Djalu mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Unggahan itu langsung dipenuhi komentar belasungkawa dari berbagai kalangan suporter sepak bola Indonesia. Banyak yang merasa kehilangan sosok Djalu yang dikenal ramah, loyal, dan penuh semangat mendukung Timnas.
Momen ini menjadi pengingat bahwa dukungan suporter tak hanya soal nyanyian dan koreografi di tribun. Ada pengorbanan besar, termasuk nyawa, yang terkadang harus dibayar demi kecintaan pada Timnas Indonesia.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
