Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 15.53 WIB

Kapten Timnas Lebanon Akui Main Kotor Saat Lawan Timnas Indonesia, Doakan Skuad Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia menjamu Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9). (Riana Setyawan/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Dalam sebuah pertandingan sepak bola, terkadang permainan kotor tak dapat dihindari, entah itu menerapkan permainan keras nyaris tanpa kompromi, atau bermain aman dengan bertahan total seakan tak mau melakukan serangan.

Dalam kasus laga Timnas Indonesia kontra Lebanon, Senin (8/9), Lebanon cenderung menerapkan permainan kotor yang disebutkan terakhir, yaitu bertahan total.

Kapten Timnas Lebanon, Mohamad Haidar, pun mengakui taktik yang diterapkan skuadnya merupakan permainan kotor, sehingga ia pun meminta maaf telah membuat laga menjadi kurang menarik buat ditonton.

“Mohon maaf atas apa yang terjadi dalam pertandingan. Inilah sepak bola. Kami tidak ingin berseteru dengan pemain mana pun atau membuat masalah dengan orang-orang di dalam lapangan,” ujar Haidar seperti dikutip dari Antara.

Dalam laga bertajuk FIFA Matchday itu, Timnas Lebanon memang bertahan total dengan banyak pemain, meladeni Indonesia dengan permainan agak kasar, hingga mengulur-ngulur waktu. Mereka bahkan diganjar lima kartu kuning.

Terlepas dari itu, pemain berusia 35 tahun tersebut mendoakan agar Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Dan, ia memperkirakan jika itu benar terjadi, maka skuad Garuda mungkin juga akan menerapkan sepak bola negatif.

“Saya harap Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Kita lihat apa yang akan terjadi (saat tim-tim kuat) melawan mereka, pasti akan sama seperti sekarang kami bermain melawan Indonesia (bermain bertahan),” imbuhnya.

Haidar juga mengakui Timnas Indonesia saat ini diisi pemain-pemain yang berkualitas, apalagi banyak yang bermain di liga-liga Eropa, sehingga permainan mereka akan lebih agresif.

“Dalam situasi kami, sangat sulit untuk bermain dengan sistem permainan kami yang biasa yaitu bermain menyerang selama 90 menit,” ujarnya lagi.

Bagi Lebanon, menahan imbang 0-0 Timnas Indonesia sudah merupakan hasil yang positif, meski sebelumnya mereka juga sempat mengalahkan Qatar dengan skor 1-0.

“Dan, kami bermain sangat baik dari segi taktik. Seperti yang dikatakan pelatih, kami tidak dalam kondisi siap karena liga belum dimulai sekarang, kami masih berada di pramusim dan sekarang bermain melawan tim besar seperti Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore