Shin Tae-yong. (Media PSSI)
JawaPos.com - Stadion Delta Sidoarjo menjadi saksi laga kualifikasi Piala Asia U23 2025 pada Senin (9/9/2025) malam. Timnas Indonesia U23 harus mengakui keunggulan tipis Korea Selatan U23 dengan skor 0-1.
Gol tunggal Korea Selatan tercipta di babak pertama, sekaligus menutup mimpi Garuda Muda untuk lolos ke Piala Asia U23 di hadapan puluhan ribu pendukungnya.
Namun, sorotan terbesar bukan hanya soal hasil pertandingan. Suasana tribun mendadak riuh ketika penonton meneriakkan nama Shin Tae Yong, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan yang belum lama ini diberhentikan PSSI.
Seruan itu terdengar berkali-kali, seolah menjadi bentuk kekecewaan suporter terhadap keputusan federasi yang mengganti STY dengan Gerald Vanenburg.
Kritik di Media Sosial
Fenomena itu juga ramai diperbincangkan di media sosial. Akun Instagram @hantamfootball menyinggung PSSI dengan nada kritis. “Ngapain teriakin nama STY, bukannya #stytanpaDiasporanol? Sekarang siapa yang nol tanpa STY?” tulisnya, menyindir kondisi tim usai pergantian pelatih.
Tak berhenti di situ, kritik lebih tajam datang dari akun @r_anggrahito. Ia menilai perbandingan prestasi Shin Tae Yong dan Gerald Vanenburg sangat jauh berbeda.
“Compare yang fair aja AFF U23, STY runner up dengan tim compang-camping karena liga jalan dan pemain sulit dipanggil. Tapi masih bisa cetak gol tiap game, kalahkan tuan rumah Thailand, dan kalah final pun lewat adu penalti lawan Vietnam,” tulisnya.
Ia kemudian menyinggung performa Gerald. “Gerald, jadi tuan rumah dengan tim lebih komplit. Gol open play cuma lawan Brunei, semifinal menang adu penalti, final kalah 90 menit lawan Vietnam,” tambahnya.
Jejak Prestasi STY Dibanding Gerald
Komentar itu semakin ramai karena menyoroti rekam jejak Shin Tae Yong di ajang internasional. “Piala Asia U23, STY bisa bawa tim kalahin Australia, Jordania, bahkan Korea Selatan. Lolos ke semifinal dan hanya gagal ke Olimpiade karena kalah dari tim kuat Uzbekistan, Irak, dan Guinea. Itu pun tidak memalukan,” lanjut @r_anggrahito.
Sementara Gerald disebut gagal menunjukkan gebrakan berarti. “Kualifikasi aja 0-0 lawan Laos, menang lawan Makau, kalah tipis lawan Korsel, tapi tetap gagal lolos. Yang waras pasti bisa nilai,” sindirnya.
Dukungan untuk Shin Tae Yong Masih Kuat
Teriakan suporter di stadion dan derasnya komentar di media sosial menunjukkan satu hal Shin Tae Yong masih punya tempat spesial di hati pendukung Timnas Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
