
Rahmad Darmawan akan menjadu pelatih anyar Persipura Jayapura di Pegadaian Championship 2025/2026. (Dok: Persipura)
JawaPos.com-Persipura Jayapura resmi memulangkan legenda klub Rahmad Darmawan dan menunjuknya sebagai pelatih kepala baru. Juru taktik asal Lampung itu dipilih untuk menggantikan Ricardo Salampessy.
Pergantian pelatih kepala diambil manajemen berdasar evaluasi penampilan Persipura Jayapura di awal musim Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Mutiara Hitam hanya mampu meraup tujuh poin dalam lima pertandingan.
Tujuh poin itu hasil dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Manajemen Persipura merasa perlu melakukan perubahan di jajaran pelatih untuk memacu kembali semangat dan performa tim sebelum terlambat.
"Kami berterima kasih kepada coach Ricardo Salampessy atas kerja keras dan pengabdiannya untuk Persipura," kata Owen dalam keterangan resminya, Senin (13/10).
"Dia telah memberikan yang terbaik untuk menjaga semangat tim dan tetap menunjukkan profesionalisme meski dalam situasi sulit. Kami sangat menghormatinya sebagai bagian penting dari sejarah klub ini," tambah Owen.
Bagi Rahmad Darmawan, Persipura bukan lah tim yang asing. Dia pernah menangani Mutiara Hitam pada 2004 hingga 2006. Dia adalah sosok yang membuat Persipura juara Liga Indonesia 2005.
Torehan itu membuat Owen yakin Persipura kini berada di tangan yang tepat. Dia berharap Rahmad Darmawan bakal membangkitkan kejayaan Persipura yang dikenal sebagai salah satu tim tersukses di Tanah Air dan tentunya promosi ke Super League 2026/2027.
"Kami percaya dengan coach Rahmad Darmawan yang punya kapasitas dan pengalaman untuk membawa Persipura ke arah yang lebih baik. Semoga ke depan, performa tim terus meningkat dan bisa kembali bersaing di papan atas," kata Owen Rahadiyan.
Rahmad Darmawan rencananya mulai memimpin sesi latihan Persipura pada Selasa (14/10). Dia bakal ditemani Regi Aditya, yang ditunjuk sebagai asisten pelatih Persipura.
Tugas pertama RD dan Regi Aditya adalah mempersiapkan tim melawan Persiba Balikpapan pada laga keenam Grup Timur Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Minggu (19/10).
"Pemilihan asisten pelatih ini banyak pertimbangan. Mulai dari latar belakang, catatan rekor saat melatih, dan menilai budaya di Papua. Tapi semua ini atas saran dari coach Rahmad Darmawan yang memberikan rekomendasi kepada saya," kata Owen.
Regi Aditya bukan sosok sembarangan. Dia punya banyak pengalaman di persepakbolaan Indonesia. Bahkan dia pernah membawa PSBS Biak promosi dari Liga 2 2023/2024 ke Liga 1 2024/2025.
Selain itu, Regi Aditya juga mengenal dekat dengan karakter permainan pemain-pemain Papua. Harapannya dia mampu memberikan warna baru untuk berkolaborasi dengan Rahmad Darmawan.
"Sangat menarik ditunggu kolaborasi antara coach Rahmad Darmawan dan coach Regi Aditya untuk harus saling melengkapi di sebuah tim ini," kata Owen Rahadiyan.
Lebih lanjut Owen Rahadiyan juga berharap kehadiran RD bisa meningkatkan level permainan pemain-pemain muda Persipura yang masih berusia di bawah 21 tahun. Terlebih salah satu regulasi Championship 2025/2026 adalah setiap klub wajib memainkan satu pemain U-21 selama 90 menit.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
