
Andre Rosiade memaafkan atas tuduhan mafia dari pendukung Persebaya Surabaya. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Kritikan keras dilontarkan Andre Rosiade kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Penasihat Semen Padang FC itu mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk membahas evaluasi dan pelatih baru Timnas Indonesia.
Kritik itu disampaikan Andre Rosiade menyusul kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 yang sudah berlalu cukup lama. Setidaknya ada lebih dari dua pekan PSSI belum mengadakan rapat Exco untuk membahas evaluasi skuad Garuda.
Bahkan, PSSI justru sudah mengambil tindakan dengan berpisah dengan Patrick Kluivert beserta jajaran tim kepelatihannya. Padahal rapat Exco PSSI belum diadakan.
"Hingga 28 Oktober sudah 17 hari sejak kegagalan di kualifikasi Piala Dunia tapi Pak Erick belum juga memimpin rapat evaluasi Exco. Kenapa evaluasi ini diulur-ulur?" tanya Andre Rosiade saat hadir dalam diskusi terkait Timnas Indonesia di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (28/10).
"Exco sudah minta lewat grup WA, bicara dengan Sekjen, bicara dengan Wakil Ketua Umum, tapi belum juga ada rapat. Konferensi pers bisa, ketemu supporter bisa, tapi rapat evaluasi kok tidak bisa?" tambah dia.
Menurut Andre, transparansi dan keberanian mengakui kekeliruan merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi sepak bola yang baik. Dia meminta agar PSSI sebagai federasi tidak menutup diri terhadap kritik dan segera melakukan evaluasi secara terbuka.
Andre kemudian menyinggung soal Erick Thohir yang sebenarnya sudah cukup aktif pasca kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan bertemu dengan salah satu elemen suporter, Ultras Garuda.
"Saya mengkritik karena informasi yang saya sampaikan berasal dari orang dalam federasi sendiri yang tidak berani bicara langsung. Sampai hari ini rapat evaluasi belum ada," kata Andre.
"Ketua umum belum rapat dengan Exco, padahal beliau sempat rapat dengan wartawan dengan handphone disita dan juga konferensi pers dengan Alexander Zwiers (Dirtek PSSI). Tapi rapat evaluasi belum dilakukan," imbuh dia.
Lebih lanjut, Andre Rosiade berharap rapat Exco PSSI membahas terkait evaluasi Timnas Indonesia yang digelar nantinya bisa menghadirkan semua pihak terkait, termasuk manajer tim sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji. Tujuannya agar prosesnya lebih transparan dan objektif.
"Seperti saya di Semen Padang, hanya penasihat, tapi saya mendengarkan suara mayoritas suporter. Kalau mereka minta pelatih diganti, saya sampaikan. Kalau minta main malam, saya perjuangkan. Kalau minta perbaikan pemain, saya dorong pelatih evaluasi. Itu bagian dari proses perbaikan," jelas Andre menambahkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022