Laga Persib vs Persija musim lalu. (Dok. Antara)
JawaPos.com – Kekalahan 0-2 Borneo FC Samarinda oleh Persita Tangerang di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (9/1) sore membuka peta baru dalam perebutan juara paruh musim Super League 2025–2026.
Kandidat juara putaran pertama kini tinggal diperebutkan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Kebetulan, keduanya sore ini saling berhadapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat (siaran langsung Indosiar pukul 15.30 WIB).
Tim yang memenangkan laga itu akan menjadi juara paruh musim. Namun, jika hasilnya imbang, Pesut Etam—julukan Borneo FC—yang akan menutup putaran pertama Super League di posisi puncak.
Pelatih Persib Bojan Hodak tahu betul hitung-hitungan papan klasemen tersebut. Karena itu, dia sedang menyiapkan cara untuk mengalahkan Persija. Dia tahu pertandingan ini sudah sangat ditunggu-tunggu Bobotoh. Dan, Bojan tidak mau mengecewakan para pendukung Persib jika pertandingan tersebut diakhiri tanpa kemenangan.
Namun, Bojan juga paham, mengalahkan Macan Kemayoran tidak gampang. Apalagi, Persija sedang berada dalam tren positif setelah kalah 1-0 di kandang Semen Padang, Macan Kemayoran menyapu bersih dua pertandingan berikutnya dengan kemenangan. Tapi, apa pun rintangannya, Bojan ingin timnya menang atas Persija.
“Ini adalah pertandingan yang dimainkan di Bandung. Saya berharap kami bisa memenangkan pertandingan ini. Saya juga tidak perlu terlalu mendorong pemain. Mereka tahu ini adalah salah satu derby terbesar di Asia Tenggara,” ujar pelatih asal Kroasia itu kemarin.
Bagi Bojan, pertandingan sore ini akan menjadi kali keempat merasakan duel melawan Persija. Dan, hasilnya, Bojan tidak pernah kalah. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Bojan dua kali membawa Persib mengalahkan Persija. Sedangkan dua laga lainnya berakhir seri. Hasil positif itu menjadi bukti bahwa Bojan sangat tahu caranya mengatasi Persija.
Di sisi lain, pelatih Persija Mauricio Souza datang ke Bandung dengan skuad yang tidak lengkap. Tiga pemain asingnya dipastikan absen. Ryo Matsumura dan Fabio Calonego masih menjalani sanksi larangan bermain dari Komite Disiplin PSSI.
Gustavo Almeida masih menjalani pemulihan cedera. Meski demikian, Mauricio tetap percaya diri timnya bisa memberikan perlawanan.
Pelatih asal Brasil itu hanya menginginkan perangkat pertandingan bertugas dengan baik. Terutama wasit yang bertugas di ruangan VAR. Apalagi, rencananya pertandingan tersebut akan dipimpin wasit asal Korea Selatan Ko Hyung-Jin.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
