
Aksi penyerang Persib Bandung Andrew Jung (kiri) saat menghadapi Ratchaburi FC. (Dok. Instagram/@persib)
JawaPos.com - Persib Bandung harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di ajang AFC Champions League Two setelah terhenti di babak 16 besar.
Kemenangan 1-0 pada leg kedua yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026), tak cukup untuk membalikkan keadaan secara agregat.
Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak Andrew Jung pada menit ke-39. Striker asal Prancis itu memanfaatkan peluang di kotak penalti dan membawa Persib Bandung unggul sebelum turun minum.
Sepanjang babak pertama, tuan rumah tampil cukup dominan dan mampu menekan pertahanan lawan.
Namun, situasi berubah setelah Persib Bandung harus bermain dengan 10 orang.
Uilliam Barros menerima kartu merah di pengujung babak pertama, membuat keseimbangan permainan terganggu.
Pada babak kedua, tim tamu memilih bertahan total dan meminimalkan ruang gerak lini serang Maung Bandung.
Jung tak bisa menutupi rasa kecewanya usai pertandingan. Meski terpilih sebagai pemain terbaik di laga tersebut, ia menilai hasil akhir tetap menyakitkan karena tim gagal melangkah ke perempat final.
Dikutip dari persib.co.id, Jung mengatakan Persib Bandung sebenarnya memiliki peluang besar sejak awal pertandingan, terutama saat mampu mengontrol tempo dan menciptakan beberapa kesempatan emas.
Meski menang di kandang, hasil leg pertama menjadi faktor penentu. Kekalahan sebelumnya membuat Persib Bandung harus bekerja ekstra keras pada laga penentuan.
Upaya menekan sejak menit awal memang membuahkan hasil lewat gol cepat, tetapi kondisi bermain dengan 10 orang membuat ritme permainan berubah drastis.
Secara keseluruhan, performa Persib Bandung di ACL 2 musim ini dinilai cukup kompetitif. Mereka mampu bersaing hingga fase gugur dan menunjukkan kualitas saat bermain di kandang.
Dukungan ribuan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api juga menjadi energi tambahan bagi tim sepanjang pertandingan.
Kegagalan ini menjadi evaluasi penting bagi Persib Bandung untuk kompetisi Asia berikutnya.
Konsistensi di dua leg pertandingan dan kedisiplinan pemain menjadi catatan yang tak bisa diabaikan. Meski langkah terhenti, kemenangan di laga terakhir tetap memberi pesan bahwa Persib Bandung mampu bersaing di Asia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
