
Persija Jakarta vs Bornoe FC di pertandingan Super Laegue di Jakarta Internasional Stadion, Jakarta, Selasa (3/3). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta gagal mengamankan tiga poin saat menjamu Borneo FC di Jakarta International Stadium (3/3). Macan Kemayoran sempat memimpin skor, namun kebobolan pada masa injury time babak kedua membuat laga berakhir seri 2–2.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyesalkan kegagalan timnya mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Ia menilai anak asuhnya tampil cukup baik pada babak pertama dan menciptakan sejumlah peluang emas.
“Saya pikir pada babak pertama kami bermain baik dan punya empat kesempatan untuk mencetak gol, dua di antaranya dari situasi sepak pojok. Di pertandingan level seperti ini, kami tidak bisa membuang banyak peluang,” ujar Mauricio dalam konferensi pers usai laga.
Persija memimpin lebih dulu lewat Gustavo Almeida pada menit ke-47. Borneo FC membalas lewat sepakan berkelas Juan Villa menit ke-62. Macan Kemayoran kembali unggul lewat gol indah Fabio Calonego pada menit ke-75. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah tim Pesut Etam menyamakan kedudukan di ujung laga lewat sontekan Ikhsan Nul Zikrak.
Mauricio Souza menyebut performa tim besutannya menurun setelah unggul. “Setelah kami mencetak gol, saya tidak tahu kenapa tim seperti berhenti bermain. Kami tidak bertahan sebaik sebelumnya. Lalu saat mereka menyamakan kedudukan, kami baru kembali mendapatkan kontrol,” tegasnya.
Gol balasan Borneo FC yang tercipta pada menit ke-90+4 disebutnya sebagai akibat buruknya koordinasi pertahanan saat menghadapi serangan balik. Mauricio menegaskan tim dengan target juara harus lebih cerdas membaca situasi.
“Ada momen ketika kami tidak perlu menyerang lagi, cukup bertahan untuk mengamankan hasil. Kami kebobolan di tengah kotak penalti karena pemain lawan tidak terjaga,” ucapnya.
Baca Juga:Malik Risaldi Is Back! Kabar Baik Persebaya Surabaya Jelang Duel Panas Lawan Borneo FC di Samarinda
Kapten tim Rizky Ridho tak menampik kekecewaan atas hasil tersebut. Ia menyebut Persija kembali kehilangan poin di kandang sendiri.
“Sayang sekali kami harus membuang dua poin lagi di kandang. Semua kecewa karena target kami ingin terus mendekat ke papan atas,” ujar Ridho.
Ia juga menyoroti masalah konsentrasi yang membuat Persija kerap gagal mencatat clean sheet dalam beberapa laga terakhir.
“Kami sering kebobolan di menit akhir atau pertengahan laga. Mungkin harus lebih fokus, lebih disiplin, dan mengikuti instruksi pelatih dengan baik,” ucap bek timnas Indonesia itu.
Meski semakin berat, Ridho menegaskan asa menjadi juara belum tertutup. Ia menyebut sisa pertandingan musim ini akan diperlakukan seperti partai final.
“Kami akan terus berjuang. Semua laga sisa adalah final bagi kami,” tegasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
