
Persebaya Surabaya tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama laga pekan ke-25 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda. (Borneo FC)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus mengakhiri babak pertama dengan situasi kurang ideal saat menghadapi Borneo FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026), Green Force tertinggal 0-1 setelah tuan rumah mencetak gol cepat pada menit ke-15.
Sejak awal pertandingan, Borneo FC langsung menekan lini pertahanan Persebaya Surabaya dengan tempo tinggi. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mencoba memecah konsentrasi barisan belakang tim tamu.
Pada menit ke-8, Juan Felipe Villa Ruiz sudah mengancam gawang yang dijaga Ernando Ari. Namun upaya pemain Borneo FC itu masih mampu diblok oleh pemain belakang Persebaya Surabaya.
Tekanan tuan rumah berlanjut satu menit kemudian melalui Koldo Obieta Alberdi. Sayangnya bagi Borneo FC, sepakan striker mereka itu masih melenceng dari sasaran.
Borneo FC kembali menciptakan peluang pada menit ke-12 lewat Westherley Garcia Nogueira. Kali ini tembakannya mengarah ke gawang, tetapi masih bisa diamankan oleh lini pertahanan Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya mencoba merespons tekanan tersebut dengan membangun serangan balik. Malik Risaldi mendapat peluang pada menit ke-12, namun tembakannya belum mampu membobol gawang Nadeo Arga Winata.
Satu menit berselang, Jefferson Junio Antonio da Silva ikut terlibat dalam proses serangan Green Force. Ia menciptakan peluang yang sempat membuat lini belakang Borneo FC bekerja keras mengantisipasi.
Namun justru Borneo FC yang berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-15, Juan Felipe Villa Ruiz sukses mencetak gol yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah.
Gol tersebut bermula dari peluang yang dibangun Mohammad Anez di sisi serangan Borneo FC. Anez memberikan assist matang yang kemudian diselesaikan dengan baik oleh Juan Villa.
Gol itu membuat tempo pertandingan semakin meningkat karena Persebaya Surabaya berusaha segera menyamakan kedudukan. Sementara Borneo FC mencoba mempertahankan tekanan untuk menambah keunggulan.
Pada menit ke-24, Westherley Garcia Nogueira kembali mendapatkan peluang. Namun sepakan pemain Borneo FC itu masih melenceng dari target.
Serangan Borneo FC kembali terbentuk melalui kreativitas Mariano Ezequiel Peralta Bauer. Ia menciptakan peluang yang sempat membuat lini belakang Persebaya Surabaya harus bekerja ekstra keras.
Green Force tidak tinggal diam menghadapi tekanan tersebut. Pada menit ke-26, Risto Mitrevski mencoba peruntungannya lewat tembakan keras yang mengarah ke gawang.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
