
Bek Persijap Jepara Aly Ndom. (Istimewa)
JawaPos.com–Bek asing Persijap Jepara Aly Ndom bertekad memaksimalkan kesempatan yang dia dapat saat menghadapi PSIM Jogjakarta pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/26. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Rabu (11/3) malam.
Pemain asal Prancis itu menyatakan siap menjalani laga penting tersebut. Aly Ndom menegaskan seluruh pemain Persijap sudah melakukan persiapan dengan baik selama sesi latihan jelang pertandingan lawan PSIM pada lanjutan super league.
”Saya sudah siap untuk menjalani laga lawan PSIM nanti. Persijap sudah mempersiapkan diri dalam latihan. Kami tahu pertandingan lawan PSIM adalah laga penting super league dan saya akan menikmatinya,” ujar Aly Ndom dikutip dari ileague.id.
Baca Juga:Jelang PSIM vs Persijap, Savio Sheva Sebut Laskar Mataram Sudah Siap Tempur Demi Kemenangan
Bek berpostur 189 cm tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu tumpuan lini pertahanan Laskar Kalinyamat. Kehadirannya dibutuhkan untuk mengawal barisan belakang Persijap dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit melawan tim tuan rumah yang juga tengah berupaya meraih poin penting.
Aly Ndom sendiri merupakan salah satu pemain asing yang didatangkan Persijap pada putaran kedua kompetisi musim ini. Sejak bergabung, kontribusinya memang belum terlalu menonjol dari segi menit bermain.
Hingga saat ini, dia baru tampil dalam lima pertandingan bersama Persijap. Dari lima penampilan tersebut, Ndom hanya sekali bermain penuh selama 90 menit. Secara keseluruhan, dia baru mencatatkan total 137 menit bermain di kompetisi.
Baca Juga:Duel Sengit Pekan ke-25 BRI Super League, PSIM Jogjakarta Tak Mau Remehkan Motivasi Tinggi Persijap
Meski demikian, laga melawan PSIM berpotensi menjadi momentum penting bagi dirinya untuk menunjukkan kualitas sekaligus membuktikan bahwa dia layak mendapat tempat di tim utama.
Kesempatan itu terbuka setelah bek Persijap lainnya Jose Luis Espinosa Arroyo harus absen akibat kartu merah pada pertandingan sebelumnya. Dua kartu kuning yang diterimanya membuat pelatih Persijap, Mario Lemos, perlu melakukan penyesuaian di sektor pertahanan.
Bagi Persijap, laga tandang ke markas PSIM memiliki arti yang sangat penting. Meski berstatus sebagai tim tamu, Laskar Kalinyamat tetap mengincar poin demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Baca Juga:Pekan 25 BRI Super League: Persijap Waspadai PSIM, Mario Lemos Sebut Setiap Laga Adalah Final
Saat ini Persijap masih berjuang menjauh dari zona degradasi. Mereka menempati peringkat ke-15 klasemen dengan koleksi 20 poin dari 24 pertandingan yang telah dijalani.
Jumlah poin tersebut sama dengan yang dimiliki Madura United FC di posisi ke-14 serta Semen Padang FC yang berada di peringkat ke-16, tepat di batas atas zona merah. Sementara itu, PSBS Biak menempati posisi ke-17 dengan 18 poin dan Persis Solo berada di dasar klasemen dengan 17 poin.
Situasi klasemen yang ketat membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan. Karena itu, duel melawan PSIM bukan sekadar laga biasa bagi Persijap, melainkan kesempatan penting untuk menjaga asa bertahan di kompetisi musim ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
