Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Maret 2026 | 16.28 WIB

Persebaya Surabaya Krisis Striker! Bukti Taktik Bernardo Tavares Buntu Tanpa Penyerang Murni di Super League

Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol Bruno Moreira di Super League 2025-2026 saat tim Green Force masih mencari solusi di lini depan. (Dok. Persebaya) - Image

Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol Bruno Moreira di Super League 2025-2026 saat tim Green Force masih mencari solusi di lini depan. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi masalah serius di lini depan sepanjang Super League 2025/2026. Produktivitas gol tim Green Force menjadi sorotan karena jumlahnya belum mampu mengimbangi ambisi bersaing di papan atas klasemen.

Hingga pekan ke-25 kompetisi, Persebaya Surabaya baru mencetak 37 gol dari 25 pertandingan.

Catatan itu membuat efektivitas serangan Green Force dipertanyakan, terutama ketika tim membutuhkan sosok penyerang murni yang konsisten mencetak gol.

Situasi ini makin terasa karena mayoritas gol Persebaya Surabaya berasal dari pemain yang bukan berposisi sebagai striker utama.

Beberapa pemain sayap dan gelandang justru menjadi penyumbang gol terbanyak bagi tim asal Kota Pahlawan tersebut.

Nama Bruno Moreira menjadi pemain paling produktif bagi Persebaya Surabaya musim ini. Winger asal Brasil itu sudah mencetak sembilan gol dari 23 pertandingan yang dijalaninya di Super League.

Kontribusi Bruno Moreira membuat perannya sangat vital dalam skema permainan Green Force. Namun ketergantungan terhadap satu pemain jelas menjadi risiko besar bagi tim jika performanya menurun atau mengalami cedera.

Selain Bruno Moreira, ada Gali Freitas yang juga tampil cukup tajam. Pemain asal Timor Leste tersebut berhasil mencetak enam gol dari 24 pertandingan yang sudah dimainkan bersama Persebaya Surabaya musim ini.

Francisco Rivera juga ikut memberikan kontribusi penting di lini serang tim. Gelandang serang asal Meksiko itu sudah mencetak enam gol dari 21 penampilannya di Super League.

Sementara itu, Mihailo Perovic yang sempat diharapkan menjadi mesin gol juga menyumbang lima gol dari 19 pertandingan.

Kontribusi tersebut cukup membantu, tetapi belum mampu menjadi solusi permanen bagi masalah ketajaman lini depan Persebaya Surabaya.

Menariknya, salah satu penyumbang gol bagi Green Force justru berasal dari lini belakang. Bek tengah Leo Lelis bahkan berhasil mencetak tiga gol dari 19 pertandingan yang dijalaninya musim ini.

Kontribusi Leo Lelis menunjukkan situasi unik dalam komposisi gol Persebaya Surabaya. Seorang bek tengah mampu masuk daftar pencetak gol terbanyak tim karena lini depan belum konsisten mencetak gol.

Editor: Hendra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore