
Bruno Paraiba salah satu pemain Persebaya Surabaya minim menit bermain hingga pekan ke-25 Super League 20252026 di era Bernardo Tavares. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Kedalaman skuad Persebaya Surabaya pada musim Super League 2025/2026 memunculkan cerita menarik. Di balik persaingan ketat dalam tim, ada sejumlah pemain yang justru tersisih dan jarang mendapat kesempatan bermain di era pelatih Bernardo Tavares.
Persebaya Surabaya menghadapi sejumlah catatan penting hingga pekan ke-25 kompetisi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah distribusi menit bermain pemain di dalam skuad Green Force.
Beberapa pemain tercatat memiliki menit bermain sangat minim sepanjang musim. Padahal sebagian dari mereka cukup sering masuk daftar susunan pemain setiap pertandingan.
Kondisi ini memunculkan kontras yang cukup tajam di dalam tim. Sebagian pemain tampil hampir di setiap laga, sementara yang lain hanya menjadi pelengkap di bangku cadangan.
Situasi tersebut juga muncul di tengah performa Persebaya Surabaya yang belum sepenuhnya stabil. Dalam beberapa laga terakhir, konsistensi permainan Green Force masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih.
Dalam lima pertandingan terakhir sebelum jeda Idulfitri 2026, Persebaya Surabaya hanya mampu mengumpulkan empat poin. Hasil itu berasal dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Catatan tersebut memunculkan pertanyaan soal efektivitas rotasi pemain. Publik mulai menyoroti apakah kesempatan bermain sudah diberikan secara merata kepada seluruh anggota skuad.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tidak menutup kemungkinan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
Ia menilai analisis pertandingan menjadi langkah penting sebelum menentukan perubahan strategi.
“Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya. Pernyataan itu membuka peluang adanya perubahan komposisi pemain pada laga-laga berikutnya.
Jika evaluasi tersebut benar dilakukan, sejumlah pemain yang selama ini minim menit bermain berpotensi mendapat kesempatan. Mereka bisa menjadi alternatif baru dalam strategi tim di sisa kompetisi.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Aleandro Maulana. Gelandang muda tersebut tercatat sebagai pemain dengan menit bermain paling sedikit di dalam skuad musim ini.
Aleandro Maulana
Aleandro Maulana baru sekali tampil bersama tim senior. Total waktu bermainnya bahkan hanya satu menit sepanjang musim hingga pekan ke-25.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
