
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares berusaha mengangkat mental pemain setelah kekalahan telak dari Borneo FC Samarinda. (Persebaya)
JawaPos.com - Kritikan tajam mengarah pada lini pertahanan Persebaya Surabaya setelah tim berjuluk Green Force itu kebobolan lima gol saat menghadapi Borneo FC Samarinda pada pekan sebelumnya.
Kekalahan telak 1-5 tersebut memicu kritik dari berbagai pihak, terutama terhadap performa barisan belakang.
Namun, pelatih kepala Bernardo Tavares memilih untuk berdiri di depan membela para pemainnya. Menurutnya, kekalahan tersebut bukanlah kesalahan satu individu, melainkan tanggung jawab seluruh tim.
Menjelang pertandingan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April mendatang, Tavares menegaskan bahwa seluruh skuad harus belajar dari hasil buruk di Samarinda.
Sorotan publik sebelumnya sempat tertuju pada salah satu bek tengah yang terpeleset dalam proses terciptanya gol keempat Borneo FC. Momen tersebut dianggap sebagai titik balik yang membuat gawang Persebaya kembali kebobolan.
Meski demikian, Tavares menolak menyalahkan satu pemain saja atas kejadian tersebut.
“Gol keempat memang terjadi karena kesalahan individu, bek tengah kami terjatuh. Tetapi kami kalah sebagai tim, jadi itu adalah kesalahan tim, bukan hanya satu pemain,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dikutip dari ileague.id.
Ia menilai, menyudutkan pemain tertentu justru bisa berdampak buruk pada mental tim, terlebih Persebaya akan menjalani laga kandang penting di depan pendukungnya.
Tavares juga menjelaskan bahwa keputusan tim untuk tetap bermain menyerang setelah tertinggal merupakan bagian dari karakter permainan Persebaya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
