
Selebrasi Ze Valente setelah cetak gol ke gawang Persijap Jepara. (Dok. PSIM Jogjakarta)
JawaPos.com–Aktivitas latihan tim PSIM Jogjakarta untuk sementara dihentikan selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Manajemen dan tim pelatih memberikan waktu istirahat kepada para pemain selama enam hari agar mereka bisa merayakan Lebaran bersama keluarga.
Libur tersebut dimulai pada Selasa (17/3) dan akan berlangsung hingga Minggu (22/3). Setelah itu, para pemain dijadwalkan kembali berkumpul untuk melanjutkan program latihan menjelang pertandingan berikutnya.
Pelatih kepala PSIM Jean-Paul van Gastel mengatakan, keputusan memberi jeda libur sudah direncanakan sebelumnya sebagai bagian dari pengaturan program tim selama jeda kompetisi. Sebelum masa libur dimulai para pemain tetap menjalani latihan intensif selama beberapa hari agar kondisi fisik tidak menurun drastis.
”Kami berlatih beberapa hari lebih dulu, kemudian memberi mereka libur enam hari. Setelah itu kami masih memiliki sekitar dua minggu untuk mempersiapkan pertandingan melawan Dewa United FC,” ujar Jean-Paul van Gastel dikutip dari psimjogja.id.
Van Gastel menilai waktu istirahat juga penting bagi pemain, terutama setelah menjalani jadwal latihan dan pertandingan yang cukup padat. Dia ingin para pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memulihkan tenaga sekaligus berkumpul dengan keluarga saat Lebaran.
”Libur ini saya berikan agar mereka bisa menikmati waktu bersama keluarga dan beristirahat dengan baik. Setelah itu kami akan kembali fokus pada persiapan pertandingan,” tambah Jean-Paul van Gastel.
Baca Juga:Jelang Libur Idul Fitri, PSS Sleman Matangkan Persiapan untuk Enam Laga Penentuan Musim Ini
Meski begitu, pelatih asal Belanda tersebut tetap mengingatkan para pemain agar menjaga kondisi fisik selama masa liburan. Dia menilai momen Lebaran sering kali identik dengan berbagai hidangan manis yang berpotensi memengaruhi berat badan pemain.
Van Gastel memahami bahwa kuliner khas Indonesia memiliki cita rasa manis yang cukup kuat. Karena itu, dia meminta para pemain lebih bijak dalam memilih makanan selama libur.
”Secara umum makanan di Indonesia mengandung cukup banyak gula. Para pemain harus sadar dengan apa yang mereka konsumsi,” kata Jean-Paul van Gastel.
Dia tidak memberikan aturan diet khusus, tetapi menekankan tanggung jawab pribadi setiap pemain untuk tetap menjaga kebugaran. Van Gastel bahkan menegaskan akan mengambil tindakan jika ada pemain yang kembali dari libur dalam kondisi tidak ideal.
”Saya sudah memperingatkan mereka untuk kembali ke latihan dalam kondisi bugar dan dengan berat badan yang proporsional. Jika tidak, tentu akan ada tindakan dari saya,” tegas Jean-Paul van Gastel.
Sementara para pemain menikmati libur Lebaran, Van Gastel juga memanfaatkan waktu jeda tersebut untuk beristirahat. Dia berencana berlibur ke Vietnam bersama keluarganya sebelum kembali memimpin latihan PSIM.
