
Catur Pamungkas bersiap melakukan lemparan ke dalam. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menghadapi ujian serius saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026) malam. Laga ini bukan sekadar perebutan poin, tapi juga momentum pembuktian setelah hasil kurang memuaskan di pertandingan sebelumnya.
Sorotan menarik tertuju pada skema lemparan ke dalam yang sempat menjadi pembeda di pertemuan putaran pertama.
Saat itu, Persebaya Surabaya mampu mencuri gol lewat situasi tak terduga yang berawal dari kecerdikan taktik di sisi lapangan.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengingat betul momen tersebut sebagai bagian dari analisis mendalam jelang laga.
Ia menilai detail kecil seperti lemparan ke dalam bisa menjadi pembuka peluang besar jika dieksekusi dengan tepat.
“Ya, pertandingan terakhir di putaran pertama. Saya menonton pertandingan itu dan menganalisisnya. Memang benar Persebaya mencetak gol dari serangan balik resmi setelah lemparan ke dalam. Catur memberikan assist dan Rivera mencetak gol. Tapi saya rasa saat ini Persita Tangerang lebih kuat,” tutur pelatih asal Portugal itu.
Gol yang lahir dari kombinasi Catur dan Rivera bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kecerdasan membaca situasi.
Skema ini menunjukkan Persebaya Surabaya memiliki variasi serangan yang tak selalu bergantung pada build-up panjang.
Namun, Tavares menegaskan situasi saat ini sudah berubah drastis dibanding putaran pertama. Persita Tangerang datang dengan kondisi berbeda, lebih solid, dan penuh kepercayaan diri.
Menurutnya, kekuatan lawan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata karena perkembangan signifikan dalam beberapa laga terakhir. Hal ini membuat Persebaya Surabaya harus meningkatkan kewaspadaan di semua lini.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
