
Ekspresi kecewa pemain Persebaya Surabaya usai kekalahan telak dari Persija Jakarta di Stadion GBK. (Persebaya)
JawaPos.com — Kekalahan telak yang dialami Persebaya Surabaya menjadi alarm keras jelang tujuh laga penentuan Super League 2025/2026. Tumbang 0-3 dari Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026), membuat situasi tim kian genting.
Hasil itu bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga mengguncang mental skuad Green Force di fase krusial musim. Evaluasi besar pun langsung dilakukan demi menyelamatkan posisi di klasemen yang masih rawan tergeser.
Pelatih Bernardo Tavares tak menutupi kekecewaannya atas performa anak asuhnya di laga tersebut. Ia menyoroti kesalahan mendasar yang berujung pada gol pertama lawan.
Baca Juga:Dibuang Persebaya Surabaya! Dejan Tumbas Bangkit Jadi Penyelamat Persis Solo dari Jurang Degradasi
"Gol pertama yang kami terima berawal dari kesalahan yang sangat mendasar. Itu yang membuat saya kecewa," ujar Tavares, Minggu (12/4/2026).
Ia menegaskan situasi seperti penalti atau blunder sudah dibahas sebelumnya, namun tetap terjadi di lapangan.
Selain itu, Tavares juga menyoroti lemahnya organisasi permainan tim yang memberi terlalu banyak ruang kepada lawan. Kondisi tersebut membuat Persija semakin percaya diri, apalagi bermain di hadapan ribuan pendukungnya sendiri.
Green Force dinilai gagal menjaga kedisiplinan taktik setelah kebobolan pertama. Dampaknya, permainan menjadi tidak terkontrol dan semakin mudah ditembus lawan.
Masalah lain yang tak kalah serius adalah runtuhnya mental pemain saat tertinggal. Tavares menilai kontrol emosi dan fokus tim menurun drastis dalam situasi sulit.
"Ketika situasi tidak berjalan baik, kontrol emosi dan fokus kami menurun. Hal seperti itu tidak boleh terjadi jika kami ingin menjadi tim yang lebih baik. Mentalitas juga harus diperbaiki," ungkapnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
