
Duel panas Persebaya Surabaya vs Madura United di Derbi Suramadu kembali menyita perhatian publik sepak bola nasional. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Laga panas Derbi Suramadu kembali tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu Madura United pada pekan ke-28 Super League 2025/26. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam, dipastikan sarat gengsi dan tensi tinggi.
Namun, situasi Green Force jelang laga ini tidak sepenuhnya ideal karena dibayangi masalah kebugaran pemain. Pelatih Bernardo Tavares bahkan harus memutar otak untuk meracik komposisi terbaik di tengah keterbatasan skuad.
Baca Juga: Erick Thohir Siapkan Kompetisi Sepak Bola Baru Musim Depan, Bagaimana Nasib Super League?
“Saat ini banyak pemain yang tidak bisa membantu tim. Saya berharap beberapa dari mereka bisa segera pulih untuk pertandingan berikutnya. Kami masih menghadapi situasi dengan banyak pemain yang cedera maupun sakit,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Kondisi itu terlihat jelas saat laga terakhir melawan Persija Jakarta, di mana sejumlah pemain tampil belum dalam kondisi terbaik. Rotasi pun terpaksa dilakukan dengan risiko memainkan pemain yang belum sepenuhnya fit.
“Beberapa pemain yang tampil juga belum berada dalam kondisi 100 persen. Pada pertandingan terakhir, beberapa pergantian pemain terpaksa dilakukan dengan memasukkan pemain yang baru pulih dari cedera. Itu adalah kondisi yang kami miliki saat ini,” jelasnya.
Meski begitu, Derbi Suramadu selalu menghadirkan cerita menarik yang tak sekadar soal kondisi tim. Ada enam fakta unik yang membuat duel Persebaya Surabaya kontra Madura United kali ini layak dinanti.
Fakta pertama, Persebaya Surabaya menunjukkan konsistensi dalam produktivitas gol dalam lima laga terakhir. Mereka sukses mencetak total lima gol, yang menandakan lini serang tetap hidup meski kondisi tim tidak ideal.
Fakta kedua, dominasi Persebaya Surabaya atas Madura United dalam beberapa pertemuan terakhir cukup terasa. Green Force tercatat mampu mengamankan tiga kemenangan dari duel sebelumnya melawan Laskar Sape Kerrab.
Fakta ketiga, duel ini juga menarik dari sisi rekor individu pemain Persebaya Surabaya saat menghadapi Madura United. Nama Bruno Moreira menjadi yang paling menonjol dengan catatan enam laga, empat kemenangan, satu imbang, satu kalah, serta kontribusi dua gol dan satu assist.
Sementara itu, Gali Freitas justru memiliki catatan kurang impresif saat bersua Madura United. Dari empat pertandingan, ia belum pernah meraih kemenangan dengan rincian satu imbang, tiga kalah, serta hanya mencatat satu gol dan satu assist.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
