
Bernardo Tavares janji antarkan Persebaya Surabaya menang lawan Madura United. (Persebaya)
JawaPos.com — Derby Suramadu kembali membakar tensi dan jadi panggung pembuktian bagi Persebaya Surabaya. Menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam, Green Force mengusung misi wajib menang di pekan ke-28 Super League 2025/2026.
Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga tentang harga diri setelah hasil mengecewakan di pertandingan sebelumnya. Kekalahan telak 0-3 dari Persija Jakarta masih membekas dan menjadi alarm keras bagi tim untuk segera berbenah.
Pelatih Bernardo Tavares tak menutup mata terhadap performa timnya yang jauh dari harapan di laga terakhir. Ia menilai, respons para pemain dalam pertandingan melawan Madura United akan menjadi penentu apakah Persebaya benar-benar siap bangkit atau justru terjebak dalam tren negatif.
“Apa yang dilakukan kedua tim sebelumnya tidak akan membantu untuk pertandingan besok jika kami tidak bermain lebih baik dari laga terakhir,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dalam konferensi pers. Pernyataan itu menegaskan bahwa masa lalu, termasuk rekor pertemuan, tak punya arti jika performa di lapangan tak berubah.
Secara statistik, Persebaya memang lebih unggul dalam duel kontra Madura United dalam beberapa musim terakhir. Dari 13 pertemuan terakhir, Green Force mencatat tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang, sebuah catatan yang seharusnya bisa menjadi suntikan kepercayaan diri.
Namun, Tavares menolak terjebak dalam euforia statistik semata dan memilih fokus pada kondisi terkini timnya. Ia menilai, kemenangan hanya bisa diraih jika pemain menunjukkan perubahan nyata dalam sikap dan permainan.
“Kami sudah berbicara dengan para pemain. Jika mereka tidak menunjukkan di lapangan bahwa ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, maka perubahan itu tidak akan terjadi,” tegasnya. Pesan tersebut menjadi sinyal bahwa tidak ada kompromi bagi pemain yang tampil tanpa determinasi tinggi.
Di sisi lain, Madura United datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil positif itu membuat Laskar Sape Kerrab siap memberi tekanan dan bukan sekadar menjadi pelengkap dalam derby panas ini.
Situasi ini membuat Persebaya tidak punya pilihan selain tampil lebih disiplin dan efektif sejak menit awal. Evaluasi menyeluruh dilakukan dalam sesi latihan, terutama terkait kesalahan individu yang kerap menjadi celah bagi lawan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
