
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink (Dok. Dewa United)
JawaPos.com–Pelatih Jan Olde Riekerink memberikan respons terkait keputusan laga antara Dewa United Banten FC menghadapi Persib Bandung yang harus digelar tanpa penonton. Pertandingan pekan ke-28 BRI Super League itu dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium pada Senin (20/4) malam.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Riekerink mengibaratkan pesepak bola seperti aktor yang tampil di atas panggung. Baginya, kehadiran penonton menjadi elemen penting yang bisa memunculkan energi tambahan bagi pemain.
”Kita ini seperti aktor. Aktor itu sukanya main di atas panggung, sukanya ada tekanan, dan sukanya ada penonton,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Menurut dia, atmosfer stadion yang hidup justru menjadi dorongan tersendiri untuk menampilkan performa terbaik. Sorakan, tekanan, hingga ekspektasi dari suporter disebutnya sebagai bagian dari dinamika pertandingan yang tidak tergantikan.
Meski begitu, Riekerink menegaskan bahwa timnya tetap harus menerima keputusan tersebut. Dia memahami bahwa ada pertimbangan tertentu di balik kebijakan pertandingan tanpa penonton, meskipun secara pribadi lebih menyukai laga dengan stadion penuh.
Kondisi ini memang bukan hal baru dalam dunia sepak bola, terutama sejak beberapa musim terakhir. Namun, bagi tim yang sedang dalam tren positif seperti Dewa United, absennya dukungan langsung dari tribun tetap menjadi kehilangan tersendiri.
Riekerink juga mengakui bahwa kehadiran suporter selama ini memberi dampak besar terhadap performa timnya. Dukungan langsung di stadion kerap menjadi pemicu semangat tambahan, terutama saat menghadapi tekanan dari lawan.
Meski demikian, dia memastikan bahwa para pemain tetap fokus memberikan permainan terbaik. Target utama tim tetap sama, yakni menyajikan pertandingan menarik dan meraih hasil maksimal.
”Tugas kami adalah menghibur. Penonton mungkin tidak ada di stadion, tapi kami ingin mereka tetap menikmati pertandingan dari rumah. Kami akan berusaha menciptakan peluang dan mencetak gol,” tambah Jan Olde Riekerink dikutip dari ileague.id.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
