
Pernyataan resmi Bhayangkara FC U-20 setelah insiden kekerasan melawan Dewa United U-20. (Dok. Bhayangkara FC)
JawaPos.com–Bhayangkara FC U-20 memberikan pernyataan resmi setelah insiden kekerasan yang terjadi di laga melawan Dewa United U-20. Laga tersebut dimainkan di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).
Melalui sosial media, Bhayangkara FC U-20 menyesalkan insiden kekerasan yang terjadi saat melawan Dewa United U-20. Pihak klub merasa ada keputusan wasit yang tidak bisa diterima dan membuat pertandingan menjadi tegang.
”Kami menyesalkan Insiden yang terjadi pada pertandingan EPA Super League U-20 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 dan Dewa United Banten FC U-20. Pertandingan yang berlangsung kompetitif berubah menjadi tidak kondusif akibat sejumlah keputusan dan situasi di lapangan yang memicu ketegangan antar pemain,” tulis Bhayangkara FC di akun Instagram @bhayangkarafc_youth, Senin (20/4).
Bhayangkara FC U- 20 sangat mengecam keras segala bentuk kekerasan dan tindakan rasis dalam pertandingan melawan Dewa United U-20. Bagi para pemain yang terlibat, mereka akan melakukan evaluasi internal.
”Sebagai bagian dari komitmen kami, Bhayangkara Presisi Lampung FC Youth sangat mengedepankan pembinaan pemain muda tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga dalam hal sikap (attitude) dan pembentukan karakter. Nilai disiplin, respek, dan sportivitas menjadi fondasi utama dalam setiap proses pembinaan yang kami jalankan,” ujar Bhayangkara FC U-20.
”Kami menegaskan bahwa Bhayangkara Presisi Lampung FC Youth tidak mentolerir segala bentuk kekerasan dalam pertandingan. Di sisi lain, kami juga mengecam keras segala bentuk provokasi dan tindakan rasis yang terjadi dalam insiden tersebut,” lanjut Bhayangkara FC U-20.
”Terkait keterlibatan beberapa pemain, kami memahami bahwa situasi di lapangan sangat emosional. Namun demikian, kami tetap melakukan evaluasi internal dan tidak membenarkan reaksi berlebihan dalam bentuk apa pun,” jelas Bhayangkara FC U-20.
Selain itu, Bhayangkara FC U-20 juga akan melakukan proses disiplin internal. Saat ini, pihak klub sedang mengumpulkan bukti kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
”Sebagai bentuk tanggung jawab, Bhayangkara Presisi Lampung FC Youth akan mengambil langkah tegas melalui proses disiplin Internal sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta memastikan pembinaan lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tulis Bhayangkara FC U-20.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
