
Arema FC bersiap menghadapi Persib Bandung di GBLA. (Istimewa)
JawaPos.com - Laga panas akan tersaji pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 saat Persib Bandung menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4) malam.
Menghadapi salah satu tim terkuat musim ini, Arema FC memilih mengandalkan kekompakan tim sebagai modal utama untuk mencuri poin di kandang lawan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyadari bahwa Persib Bandung memiliki kualitas individu yang sangat berbahaya.
Skuad Maung Bandung musim ini dihuni banyak pemain berpengalaman dengan kemampuan yang merata di setiap lini permainan.
Meski begitu, pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa Arema FC juga datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Menurutnya, tim berjuluk Singo Edan memiliki pemain-pemain berpengalaman yang sudah terbiasa menghadapi pertandingan besar.
“Saya rasa Persib adalah tim yang sangat kuat, tetapi tim kami juga kuat. Kami punya tim berpengalaman, dengan pemain yang sudah melalui banyak kompetisi dan meraih prestasi,” ujar Marcos Santos.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada beberapa pemain Persib yang dinilai bisa menjadi ancaman serius dalam pertandingan nanti.
Marcos menilai kualitas lini serang Persib patut diwaspadai karena memiliki pemain dengan kemampuan individu di atas rata-rata.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
