
Skuad Persipura saat bersaing dalam perebutan tiket promosi Championship musim ini. (Persipura)
JawaPos.com – Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itu tepat ditujukan kepada Persipura Jayapura. Mutiara Hitam gagal promosi ke Super League musim depan. Belum selesai sampai di situ, mereka baru saja menerima surat dari Komdis PSSI yang isinya mereka mendapat sanksi dan denda berlapis akibat kerusuhan seusai laga playoff kontra Adhyaksa FC (8/5).
Pertama, Mutiara Hitam harus membayar denda sebesar Rp 240 juta.
Denda tersebut berasal dari lima pelanggaran (lihat data). Kedua, Mutiara Hitam mendapat sanksi larangan menggelar pertandingan dengan penonton selama satu musim penuh, yakni pada Championship musim depan (2026-2027).
Artinya, seluruh laga kandang Persipura musim depan akan berlangsung tanpa penonton. Pihak manajemen pun tidak tinggal diam.
“Kami akan mengajukan banding atas sanksi yang diberikan Komdis PSSI kepada kami (Persipura),” kata Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano.
Menurutnya, hukuman tersebut terlalu berat. Apalagi, antusiasme suporter Persipura untuk datang ke stadion sedang tinggi-tingginya. Terbukti, dua laga kandang Mutiara Hitam dihadiri lebih dari 30 ribu penonton.
Pertama, saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura (3/5). Total ada 32.840 penonton yang hadir. Jumlah yang lebih besar terjadi saat melawan Adhyaksa FC (8/5). Tercatat, ada 35.335 suporter Mutiara Hitam yang datang ke stadion.
Karena itu, Benhur berharap hukuman tersebut bisa diringankan. “Kalau satu musim tanpa penonton, tentu itu sangat berat bagi tim. Sebab, pemasukan dari suporter dan penonton sudah menjadi bagian penting bagi klub,” bebernya.
Denda Rp 30 juta serta larangan menggelar pertandingan dengan penonton selama satu musim.
Denda Rp 125 juta akibat pelemparan smoke bomb, flare, dan petasan.
Denda Rp 20 juta karena panpel dianggap gagal menjaga keamanan dan ketertiban.
Denda Rp 15 juta akibat pelemparan botol air mineral ke lapangan.
Denda Rp 50 juta karena banyak penonton masuk ke area lapangan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
