
Pelatih Borneo FC Samarinda Fabio Lefundes. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, mengekspresikan kegagalan timnya merebut gelar juara Super League 2025/2026. Lefundes pun menyoroti aturan head to head yang berlaku, namun tetap menerima dengan lapang dada kegagalan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Persib Bandung keluar sebagai juara Super League 2025/2026. Sementara Borneo FC harus puas finis sebagai runner-up, meski punya koleksi poin sama seperti sang juara, yakni 79 poin.
Baca Juga:Deretan Fakta Federico Barba Bisa Hengkang dari Persib Bandung Usai Rebut Gelar Juara Super League
Skuad berjuluk Pesut Etam itu finis sebagai runner-up karena kalah head to head atas Persib Bandung. Pangeran Biru -julukan Persib Bandung- memimpin head to head setelah menang 3-1 di pertemuan pertama dan imbang 1-1 di pertemuan kedua.
Aturan head to head tersebut mendapat sorotan dari Lefundes. Pasalnya, Borneo FC memiliki banyak keunggulan secara statistik ketimbang Persib Bandung.
"Musim ini kita enggak bisa juara karena ada peraturan head-to-head. Karena kalau kita lihat statistik yang lainnya, kita adalah yang lebih bagus jauh," kata Lefundes, dipetik Senin (25/5/2026).
Faktanya, Borneo FC memang unggul atas Persib Bandung secara statistik. Skuad Pesut Etam menjadi tim yang mengemas kemenangan paling banyak dengan 25 kemenangan dari 34 pertandingan. Dari 25 kemenangan itu, mereka tota mencetak 74 gol dan kebobolan 31 kali.
Sementara Persib Bandung mencatat 24 kemenangan dari 34 pertandingan. Pangeran Biru total mencetak 59 gol dan hanya kebobolan 22 kali sepanjang Super League 2025/2026.
Meski demikian, Lefundes tetap menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Sebab, aturan head to head itu sudah menjadi ketentuan yang dibuat I.League selaku operator kompetisi.
"Tapi ya itu bukan (keputusan) saya. Saya nggak bisa kontrol karena itu sudah diakui oleh PT Liga. Ini sama seperti musim lalu juga, Borneo enggak bisa masuk di posisi keempat karena kalah head-to-head juga sama Persebaya (finis di urutan lima)," tutur Lefundes.
Lefundes mengaku sangat bangga dengan perjuangan skuad Borneo FC di Super League 2025/2026. Apalagi, skuad Pesut Etam menjadi tim yang paling banyak meraih kemenangan dibanding kontestan lain dalam musim ini.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
