
Tim dan ofisial Persib Bandung menyapa warga saat konvoi juara Super League 2025 -2026 di Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). (Taofik Achmad Hidayat/ Radar Bandung)
JawaPos.com - Kompetisi Super League 2025/2026 telah berakhir, tapi terdapat beberapa catatan statistik yang perlu Anda ketahui sebelum menyambut kompetisi musim depan.
Musim 2025/2026, Persib Bandung keluar sebagai juara. Keberhasilan itu menjadi rekor tersendiri, karena Pangeran Biru menjadi tim pertama yang meraih hattrick juara selepas era Perserikatan.
Walau begitu, bicara statistik akurasi umpan dikutip Ileague.com, ternyata Persib masih harus mengakui tim pesaing. Di urutan teratas, Persija Jakarta berada di posisi puncak setelah mendulang rata-rata akurasi umpan berhasil mencapai 2.907.
Lalu, di mana posisi Persib? Tim kebanggaan Bobotoh ini ternyata berada di urutan kelima dengan rata-rata umpan berhasil mencapai 2.826. Mereka masih kalah dari Dewa United, PSIM Yogyakarta, hingga Borneo FC yang keluar sebagai runner-up meski memiliki poin sama dengan Persib.
Meski tertinggal, tapi kekurangan dari segi statistik akurasi umpan tak membuat Pangeran Biru lengah. Kolektivitas menjadi senjata, dan bermain disiplin menjadi kekuatan utama mereka menutupi setiap kekurangan.
Fakta itu cukup masuk akal, di mana keunggulan akurasi umpan belum menjamin hasil akhir (kemenangan). Pada dasarnya, hasil akhir yang menjadi tujuan utama di setiap pertandingan.
Baca Juga:Bojan Hodak Out dari Persib, Ini Daftar Sementara Pelatih Klub BRI Super League Musim Depan
Percuma apabila tim bermain cantik dengan banyak menunjukkan keunggulan passing, tapi tak cukup bagus dalam mendapatkan hasil di akhir pertandingan.
Contoh Persis Solo, di mana tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini berada di urutan kedelapan dengan rata-rata akurasi umpan mencapai 2.772.
Sayangnya, keunggulan itu tak membawa mereka berhasil selamat dari jerat degradasi. Tim kebanggaan warga Solo ini harus main di Championship musim depan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
