
Muhammad Ferarri. (dok. Antara)
JawaPos.com - Pemanggilan Muhammad Ferarri ke skuad Timnas Indonesia menua pro dan kontra dari publik. Sebagai pelatih, John Herdman pun memberikan penjelasan terkait alasan memanggil pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC tersebut.
Masuknya nama Ferarri dalam daftar 23 pemain Timnas Indonesia menuai beragam respons dari pencinta sepak bola tanah air. Pasalnya, ia mencatatkan menit bermain yang minim bersama Bhayangkara FC di Super League 2025/2026. Bek berusia 22 tahun itu hanya tampil dalam 14 pertandingan dengan total 783 menit bermain.
Ferarri juga sempat menepi lama pada awal tahun akibat pemulihan cedera, dengan melewatkan 14 pertandingan beruntun. Dia baru kembali tampil di dua laga terakhir Bhayangkara Presisi Lampung FC ketika melawan Bali United dan PSBS Biak.
Situasi itu membuat sebagian publik mempertanyakan alasan pemanggilannya ke Timnas Indonesia. Apalagi, ada sejumlah pemain lain yang dinilai tampil konsisten sepanjang musim, seperti Ricky Kambuaya dan Marc Klok, tetapi tidak masuk dalam daftar skuad.
Menjawab sorotan publik, Herdman menjelaskan bahwa staf pelatih menilai kebutuhan tim berdasarkan karakteristik pemain yang dibutuhkan di setiap posisi. Dia menegaskan bahwa proses pemilihan pemain tidak hanya didasarkan pada performa dalam beberapa pertandingan terakhir.
"Maksud saya, Ferarri bermain di posisi yang sangat berbeda dengan Kambuaya dan Klok, itu sudah pasti. Tapi, kami sangat teliti dengan pemilihan kami," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang laga kontra Oman, dikutip pada Jumat (5/6/2026).
"Kami tidak hanya melihat tiga laga terakhir atau tiga bulan terakhir; kami melihat riwayat pemain, perjalanan mereka dalam sepak bola, dan kemudian kami melihat profil kami. Kami sangat jelas mengenai profil bek tengah atau bek sayap yang kami butuhkan, lalu kami harus memproyeksikan pemain mana yang memiliki kapasitas fisik dan teknis tertentu," sambungnya.
Herdman menilai Ferarri memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Maka itu, ia ingin menyaksikan secara langsung kemampuan sang pemain dengan bermain bersama pemain-pemain top Timnas Indonesia seperti Kevin Diks.
Herdman menilai Ferarri merupakan pemain yang memiliki prospek besar untuk berkembang lebih jauh. Oleh karena itu, dia ingin melihat langsung kemampuannya dalam lingkungan tim nasional yang dihuni banyak pemain berkualitas.
Baca Juga:Bek Persib Bandung Main 28 Menit di Timnas Irak, Frans Putros Tahan Juara Dunia Timnas Spanyol 1-1
"Jika kami bekerja dengan mereka dan menempatkan mereka di sekitar pemain top seperti Kevin, bisakah mereka mencapai potensi tertinggi? Ferrari adalah seseorang yang kami rasa memiliki potensi tinggi," terang Herdman.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
