
Kericuhan pecah usai pertandingan babak play off Pegadaian Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura lawan Adhyaksa FC Banten di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (8/5). (Gusti Tanati/Antara)
JawaPos.com – I.League melakukan penyesuaian regulasi untuk kompetisi Championship musim 2026-2027.
Salah satu perubahan yang diterapkan adalah penentuan lokasi pertandingan playoff promosi dan degradasi yang akan dimainkan di venue netral.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menjelaskan bahwa format kompetisi secara umum masih sama seperti musim sebelumnya. Championship tetap diikuti 20 tim yang dibagi ke dalam dua grup. Masing-masing grup berisi 10 tim.
Pada fase grup, seluruh tim akan menjalani format triple round-robin. Setelah itu, kompetisi berlanjut ke babak playoff promosi, playoff degradasi, dan partai final. Kompetisi dijadwalkan mulai bergulir pada September 2026 hingga Mei 2027 dengan total 273 pertandingan.
Selain itu, I.League tetap mempertahankan regulasi kewajiban menit bermain bagi pemain U-21. Menurut Asep, perubahan hanya dilakukan pada penentuan lokasi pertandingan playoff promosi dan degradasi.
Jika sebelumnya tim dengan perolehan poin lebih banyak berhak menjadi tuan rumah, mulai musim depan pertandingan tersebut akan digelar di tempat netral. Langkah tersebut diambil untuk menjaga aspek kompetitif sekaligus menjamin netralitas pertandingan.
"Untuk playoff promosi maupun degradasi, rencananya akan dimainkan di tempat netral," ujar Asep.
Meski demikian, format partai final tidak mengalami perubahan. Tim dengan performa terbaik pada fase grup atau yang memiliki perolehan poin lebih tinggi tetap mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah.
"Sedangkan partai penentuan juara tetap menggunakan sistem kandang milik tim unggulan terbaik atau yang memiliki perolehan poin lebih tinggi dari masing-masing grup," ungkapnya.
Pada Championship musim lalu, Garudayaksa FC keluar sebagai juara setelah mengalahkan tuan rumah PSS Sleman lewat drama adu penalti dengan skor 4-3. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
