
Hanif Sjahbandi gabung PSS setelah habis kontrak dengan Persija. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Kepastian kepindahan Hanif Sjahbandi akhirnya terjawab. Gelandang bertahan berusia 29 tahun itu resmi bergabung dengan PSS Sleman setelah mengakhiri kebersamaan dengan Persija Jakarta pada bursa transfer musim 2026/2027.
Hanif Sjahbandi datang ke PSS Sleman dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Persija berakhir pada 1 Juli 2026. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kualitas sekaligus pengalaman di lini tengah Super Elang Jawa yang tengah mempersiapkan skuad terbaik untuk menghadapi kompetisi musim baru super league.
PSS Sleman menyambut kedatangan Hanif Sjahbandi dengan penuh antusias. Suporter setia mereka, Curva Sud, juga memberikan respons positif atas transfer mantan pemain Persija tersebut.
Pengalaman panjang Hanif di sepak bola Indonesia menjadi salah satu alasan mengapa kehadirannya dinilai sebagai tambahan penting bagi tim. Selama memperkuat Persija Jakarta, Hanif dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang mampu menjaga keseimbangan permainan.
Selain beroperasi sebagai gelandang bertahan, dia juga beberapa kali dimainkan sebagai gelandang tengah maupun bek tengah ketika tim membutuhkan.
Sebelum berseragam Persija, Hanif telah membangun karier bersama beberapa klub Indonesia. Dia sempat membela Persipasi Bandung Raya, Persiba Balikpapan, kemudian berkembang bersama Arema FC. Bersama Arema, namanya semakin dikenal sebagai salah satu gelandang muda potensial di Indonesia.
Pada 2022, Hanif memutuskan bergabung dengan Persija Jakarta. Selama empat musim bersama Macan Kemayoran, dia tampil dalam hampir 100 pertandingan di berbagai kompetisi dan menjadi salah satu pemain yang cukup dipercaya mengisi sektor tengah.
Selain memiliki pengalaman di level klub, Hanif juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Dia pernah membela Timnas U-19, U-23, hingga tim senior.
Salah satu pencapaian terbaiknya bersama Garuda Muda adalah meraih gelar juara AFF U-22 2019 serta mempersembahkan medali perunggu SEA Games 2017.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
