Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 00.00 WIB

Persija Jakarta Beri Klarifikasi soal Sanksi Shin Tae-yong, Ternyata Bukan 10 Tahun

Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong diperkenalkan jadi pelatih baru Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (8/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong diperkenalkan jadi pelatih baru Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (8/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Persija Jakarta memberikan klarifikasi soal durasi hukuman yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kepada Shin Tae-yong. Manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran itu membeberkan bahwa sang pelatih dijatuhi sanksi satu tahun, bukan 10 tahun.

Nama Shin Tae-yong saat ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Pasalnya, pelatih Persija Jakarta itu dilaporkan dijatuhi sanksi berat oleh KFA berupa larangan aktif di sepak bola domestik selama 10 tahun.

Persija Jakarta pun langsung bergerak cepat merespons polemik tersebut. Manajemen Macan Kemayoran melakukan komunikasi langsung dengan KFA guna mendalami kebenaran informasi yang beredar.

"Persija telah mengambil langkah dengan melakukan verifikasi langsung kepada pihak KFA. Persija memastikan setiap informasi yang beredar diklarifikasi secara akurat demi menjaga profesionalisme klub dan kondusivitas seluruh elemen tim," tulis Persija Jakarta dalam pernyataan resminya, Minggu (26/7/2026).

Dari hasil komunikasi dan verifikasi yang dilakukan, ternyata ada dua poin utama yang dinilai kurang tepat. Salah satunya adalah soal durasi hukuman yang dijatuhkan kepada Shin Tae-yong. Informasi yang benar, sang pelatih disanksi satu tahun.

"Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun," ungkap Persija Jakarta.

"Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan. Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija," sambungnya.

Persija Jakarta menegaskan bahwa manajemen menghormati keputusan KFA. Di saat yang sama, manajemen klub ibu kota itu tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus membentuk tim terbaiknya.

Artinya, Persija Jakarta tetap akan mempertahankan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Seperti diketahui, Macan Kemayoran mengikat eks pelatih Timnas Indonesia itu dengan kontrak berdurasi tiga tahun atau hingga 2029 mendatang.

Polemik Shin Tae-yong dengan KFA diketahui berawal dari laporan dugaan aksi kekerasan saat masih menangani Ulsan Hyundai. Pelatih asal Korea Selatan itu dilaporkan melakukan kekerasan terhadap sejumlah pemain.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore