
Rachmat Irianto menjadi satu-satunya pemain Persebaya yang pernah menghadapi Port FC. Pengalaman itu jadi modal penting di Piala Presiden 2026. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com – Rachmat Irianto menjadi satu-satunya pemain Persebaya Surabaya yang pernah menghadapi Port FC. Momen itu berpeluang kembali terulang saat Persebaya menghadapi wakil Liga Thailand tersebut pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026) pukul 19.30 WIB.
Pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi gelandang berusia 26 tahun itu saat Green Force memburu status juara Grup B sekaligus menjaga tren positif menuju semifinal.
Rachmat Irianto pernah menghadapi Port FC saat masih membela Persib Bandung pada fase Grup F AFC Champions League Two musim 2024/2025.
Berdasarkan data Transfermarkt, Rian tampil dalam dua pertemuan melawan klub Thailand tersebut. Pada laga pertama, ia dimainkan selama 12 menit, namun Persib gagal meraih kemenangan. Sementara pada pertemuan kedua, Rian tidak diturunkan dan hanya menghuni bangku cadangan.
Kini, Rachmat Irianto kembali berkesempatan menghadapi Port FC, kali ini bersama Persebaya di ajang Piala Presiden 2026.
Meski komposisi skuad Port FC telah mengalami perubahan, pengalaman menghadapi klub tersebut diyakini tetap menjadi bekal penting. Apalagi, Port FC saat ini diperkuat mantan kapten Persebaya, Bruno Moreira, yang tentu sudah sangat mengenal karakter permainan Green Force.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan fokus timnya sepenuhnya tertuju pada pertandingan melawan Port FC. Meski sudah memastikan tiket semifinal, Green Force tetap mengincar kemenangan demi mengamankan status juara Grup B.
"Laga itu akan menentukan apakah kami finis sebagai juara grup atau runner-up. Namun, kami harus menyelesaikan proses pemulihan pemain terlebih dahulu," ujar Bernardo Tavares, dikutip dari laman resmi Persebaya, Jumat (31/7/2026).
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, hasil melawan Port FC akan menentukan lawan yang dihadapi Persebaya pada babak semifinal.
"Namun, fokus kami saat ini bukan memikirkan semifinal. Kami harus menyelesaikan pertandingan melawan Port FC terlebih dahulu. Jika kami menjadi juara grup, situasinya akan berbeda dibanding jika kami finis sebagai runner-up. Karena itu kami memilih fokus selangkah demi selangkah," kata Bernardo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022