
CEO Persebaya Azrul Ananda (kanan) dukung keputusan panitia gelar semifinal dan final Piala Presiden 2026 di venue netral. (Istimewa)
JawaPos.com - CEO Persebaya Azrul Ananda menyatakan dukungan terhadap keputusan panitia yang menggelar semifinal dan final Piala Presiden 2026 di venue netral. Langkah tersebut merupakan pilihan paling tepat demi menjaga asas keadilan sekaligus meminimalkan risiko bagi seluruh tim peserta.
Pernyataan itu disampaikan Azrul Ananda melalui akun Facebook resmi Persebaya Surabaya. Dia mengungkapkan, pembahasan mengenai lokasi semifinal dan final sebenarnya sudah dilakukan sejak usai pertandingan Persebaya menghadapi Port FC pada fase grup.
Dalam pertemuan tersebut, Azrul Ananda berdiskusi bersama Maruarar Sirait, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono. Bahkan, kata Azrul, Pemerintah Kota Surabaya sebenarnya siap apabila dipercaya menjadi tuan rumah, terutama untuk partai final.
Baca Juga:Viral Hasil Sidak Stadion Kanjuruhan, Anggota DPRD Malang Sebut Ada Puluhan Titik Kerusakan
Meski demikian, Azrul justru menjadi salah satu pihak yang mengusulkan agar semifinal dan final digelar di lokasi yang sama serta berada di tempat netral. Menurut dia, keputusan itu bukan didasarkan pada tim mana yang lolos ke babak semifinal.
Pertimbangannya lebih kepada jadwal pertandingan yang sangat berdekatan antara semifinal dan final. Apabila lokasi pertandingan berpindah, salah satu tim berpotensi menghadapi beban perjalanan yang lebih besar dibanding peserta lain. Situasi tersebut dinilai bisa memengaruhi kesiapan tim dalam menghadapi laga penentuan.
"Jadi kedua babak itu sebaiknya di tempat yang sama, sehingga tidak ada satu pun tim yang dirugikan karena perpindahan lokasi," tulis Azrul.
Dia juga mengajak semua pihak untuk mengesampingkan kepentingan masing-masing demi kelancaran turnamen. Sebab, Piala Presiden merupakan ajang pramusim yang seharusnya dimanfaatkan klub untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi resmi.
Azrul menilai, mengambil risiko yang tidak perlu hanya karena persoalan lokasi pertandingan justru bisa berdampak pada persiapan tim menuju musim 2026/2027.
"Bagaimanapun ini adalah pramusim. Jangan sampai terjadi unnecessary risk yang kemudian justru berdampak pada musim sebenarnya," lanjut Azrul.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
