
Pelatih Timnas Putri U-16 Yordania Luna Rami Amin Almasri saat konferensi pers di Supercaffe, Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
JawaPos.com - Pelatih Timnas Putri U-16 Yordania Luna Rami Amin Almasri mengakui keikutsertaan timnya dalam turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi pengalaman berharga bagi para pemainnya.
Yordania sendiri mengalami kekalahan telak dari Malaysia dengan skor 0-4 di perebutan peringkat ketiga.
"Turnamen yang berlangsung di Supersoccer Arena Kudus ini menghadirkan persaingan sengit dengan tim-tim tangguh. Kondisi itu menjadi kesempatan bagi anak asuhnya untuk mendapatkan pengalaman sebelum menghadapi babak kualifikasi AFC," ujarnya Luna saat konferensi pers di Supercaffe, Supersoccer Arena Kudus, Minggu.
Baca Juga:Raja Tanpa Takhta: 6 Legenda Tunggal Putra Indonesia yang Tak Pernah Tercatat jadi Ranking 1 Dunia
Sejujurnya, kata dia, mulai dari tuan rumah, keramah-tamahan, hingga persaingannya sangat sengit. Tim-tim yang berpartisipasi sangat tangguh. Sehingga dengan menghadapi tim-tim tangguhlah pemainnya bisa mendapatkan pengalaman yang dicari.
Ia menilai intensitas pertandingan dalam turnamen tersebut cukup tinggi. Para pemain harus menjalani lima pertandingan dalam waktu delapan hari, sehingga kondisi fisik dan mental pemain cukup terkuras.
"Para pemain kami kelelahan secara fisik dan mental, karena bermain lima pertandingan dalam delapan hari itu sungguh berat," katanya.
Baca Juga:Jonatan Christie jadi Ranking 1 Pekan Depan, Simak 4 Pemain Tunggal Putra Indonesia Pendahulunya
Meskipun demikian, Luna menyebut para pemain telah mendapatkan pengalaman yang mereka cari selama mengikuti turnamen tersebut.
Kini, menurut dia, giliran tim pelatih untuk mengevaluasi dan mengambil pelajaran dari pengalaman selama berada di Kudus. Hasil evaluasi tersebut akan diterapkan dalam persiapan menghadapi babak kualifikasi AFC.
"Menurut saya, mereka mendapatkan apa yang mereka cari. Kini giliran kami sebagai pelatih untuk belajar dari pengalaman ini dan menerapkannya agar para pemain bisa bersiap dengan sebaik-baiknya untuk babak kualifikasi," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Bologna vs Lazio di Liga Italia 2026/2027: Misi Sulit Gattuso Bersama Biancocelesti
