Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juni 2021 | 13.33 WIB

Yaqut Cholil Qoumas Teladani Kegigihan Orang Madura

Yaqut Cholil Qoumas (KEMENAG FOR JAWA POS) - Image

Yaqut Cholil Qoumas (KEMENAG FOR JAWA POS)

MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ingin meneladani kegigihan orang Madura saat peringatan Hari Lahir Pancasila dengan mengenakan pakaian adat Madura lengkap. Baju adat Pesa’an yang khas dengan warna merah-putih horizontal mudah dipakai dan kaya nilai filosofis. ”Baju ini sederhana. Perpaduan antara baju, celana, dan kaus bergaris,” ujarnya.

Mendapatkannya juga mudah. Baju adat Pesa’an biasanya dijual di pasar, toko, atau pusat perbelanjaan. Kemudahan untuk mendapatkan baju Pesa’an, kata Yaqut, melambangkan kesederhanaan. Artinya, siapa pun bisa membelinya dan harganya tidak mahal. Kesederhanaan itu sekaligus melambangkan sikap apa adanya yang dimiliki orang-orang Madura.

Baca juga: Waktu Persiapan Haji Tersisa 1,5 Bulan, DPR Minta Realistis

Selain itu, baju adat tersebut melambangkan kegigihan. ”Kita semua tahu bahwa hitam umumnya kita maknai sebagai sifat yang gagah berani dan pantang menyerah atas berbagai rintangan,” jelasnya. Khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore