
Yaqut Cholil Qoumas (KEMENAG FOR JAWA POS)
MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ingin meneladani kegigihan orang Madura saat peringatan Hari Lahir Pancasila dengan mengenakan pakaian adat Madura lengkap. Baju adat Pesa’an yang khas dengan warna merah-putih horizontal mudah dipakai dan kaya nilai filosofis. ”Baju ini sederhana. Perpaduan antara baju, celana, dan kaus bergaris,” ujarnya.
Mendapatkannya juga mudah. Baju adat Pesa’an biasanya dijual di pasar, toko, atau pusat perbelanjaan. Kemudahan untuk mendapatkan baju Pesa’an, kata Yaqut, melambangkan kesederhanaan. Artinya, siapa pun bisa membelinya dan harganya tidak mahal. Kesederhanaan itu sekaligus melambangkan sikap apa adanya yang dimiliki orang-orang Madura.
Baca juga: Waktu Persiapan Haji Tersisa 1,5 Bulan, DPR Minta Realistis
Selain itu, baju adat tersebut melambangkan kegigihan. ”Kita semua tahu bahwa hitam umumnya kita maknai sebagai sifat yang gagah berani dan pantang menyerah atas berbagai rintangan,” jelasnya. Khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
