
Aurellia Khanza Naufalyn wakili Indonesia dalam ajang Kids of the World di Bali, 30 Maret–2 April. (Narendra Prasetya/Jawa Pos)
JawaPos.com–Aurellia Khanza Naufalyn baru berusia tujuh tahun. Tapi, dia sudah punya prestasi cemerlang dalam dunia modeling. Dia membawa nama Indonesia dalam ajang Kids of the World di Bali, 30 Maret–2 April.
Bagi Aurel (sapaan akrab Aurellia), ini jadi ajang internasional pertamanya tahun ini. Tahun lalu dia mewakili Indonesia dalam sebuah ajang internasional di Singapura setelah memenangi Duta Wastra Indonesia 2024.
Selain itu, dia juga memenangi ajang internasional yang bertajuk Asianista International di Singapura. Di level nasional, Aurel selalu jadi pemenang di setiap ajang yang dia ikuti.
’’Saya semangat untuk mengikuti Kids of the World, dan saya yakin di sana bisa jadi juara,’’ seru Aurel.
Saking semangatnya, Aurel setiap hari berlatih untuk memoles kemampuan. Talenta di dunia modelling putri dari pasangan Sugianto Marweki-Melisa Sugianto ini sudah muncul sejak kecil. Dia mewarisi bakat modelling dari ibunya, Melisa, yang pernah memenangi ajang Putri Citra Jateng 1996.
Selain di dunia model, Aurel juga berbakat dalam dunia seni. Antara lain di bidang menggambar, menyanyi, dan menari. Di Kids of the World, dia bakal membawakan tarian modern yang menceritakan tokoh Srikandi.
Baca Juga:Profil Prof. Angel Damayanti, Eks Panelis Debat Capres yang Kini Jadi Rektor UKI 2026-2030
Istimewanya, sekalipun bakatnya di dunia modelling moncer, prestasinya di sekolah pun tetap mampu berjalan seirama. Aurel saat ini bersekolah di SD Hj Isriati Baiturrahman 2 Semarang di Kecamatan Ngaliyan, Semarang.
Melisa menyebut, dalam membimbing buah hatinya di dunia modelling dia tetap memegang prinsip menyeimbangkan di antara kegiatan modelling putrinya dan pelajaran di sekolah. Aurel baru pindah ke sekolah barunya itu pada awal 2026. Sebelumnya di Sulawesi Tenggara.
’’Di kelas, alhamdulillah Aurel selalu bisa peringkat pertama,’’ sebut Melisa yang juga asli Semarang itu.
Selama di Kendari, Aurel selalu menjadi juara kelas di SD Negeri 2 Kendari. Dia juga juara lomba mewarnai di Kendari. Melisa menuturkan, dalam membagi waktu antara modelling dan sekolah, dia selalu berusaha memperhatikan mood putrinya itu.
’’Kalau mood-nya sedang tidak bagus, tidak saya paksa belajar. Jadi, yang penting dia happy,’’ tutur Melisa.
Apalagi dengan jadwal padatnya setiap hari, tentunya bisa berpengaruh ke mood-nya. Aurel pulang sekolah jam 3 sore. Lalu, jam 4 sore sudah berangkat ke les privat modelling, speaking, dan dance.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
