
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan pebulu tangkis tunggal putra Singapura Jia Heng Jason Teh dalam babak 32 besar Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - PP PBSI seolah terus mendapat guncangan. Sebelumnya, hanya dua atlet yang mundur dari Pelatnas PBSI Cipayung. Yaitu, Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Namun, berikutnya ada petinggi yang ikutan mundur. Dia adalah Wakil Sekjen Rachmat Setiyawan.
Ketua Yayasan Pembangunan Jaya Raya Budi Karya Sumadi menyatakan, saat ini memang prestasi bulu tangkis Indonesia belum maksimal.
"Tapi kami tidak kenal lelah ya. Kami berkomunikasi dengan PBSI untuk berbuat maksimal," ujarnya.
Saat ini masing-masing klub melakukan effort yang luar biasa untuk bisa meningkatkan performa atlet. "Kalau dulu kita berlatih saja. Berlatih. Tapi kita tidak tahu situasi keadaan sebenarnya dari atlet," katanya.
Oleh sebab itu, saat ini pihaknya menerapkan sports science hingga kesehatan sejak dini. "Kami periksa darah, periksa thorax, periksa tulang-tulang tungkai dan sebagainya," ucapnya.
Dikatakannya, cek itu penting untuk menyiapkan atlet dalam kondisi yang memang siap untuk berlaga secara konpetitif di lapangan.
"Setelah kita tahu kondisi kesehatannya, lalu kita lakukan dengan melakukan nutrisi yang baik. Lifestyle yang baik. Tidur yang cukup. Tapi satu hal yang tidak dapat kita lakukan adalah mental," sebutnya.
Para pemain disebutnya butuh etos bertanding dan kedisiplinan yang lebih seperti Jepang dan Korea Selatan.
"Oleh karenanya kami merangkul hati ke hati kepada mereka, agar mereka bersemangat untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan itu dengan hati, berkegiatan, dan bekerja," ucapnya.
Wakil Tuan Rumah Belum Goyah
Sementara itu, para pemain tuan rumah menampilkan performa apik pada kejuaraan bulutangkis Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025.
Pada pertandingan pembuka yang berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (8/7), para pemain asal klub Jaya Raya mampu unjuk gigi.
Wakil klub Jaya Raya di tunggal putra U-19, Glend Yosua Octavianus Rumondor misalnya. Dia berhasil mengalahkan wakil Singapura Gonh Wei Dong Ethan (21-13, 21-6) pada babak 128 Besar. Kemenangan juga dipetik Yusack Christian.
Bertanding di babak 128 besar tunggal putra U-19, pemain binaan Jaya Raya ini sukses menekuk Yuan Le Yap asal Malaysia dengan skor 21-18, 21-16.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022